SuaraSoreang.id - Viral kasus penganiayaan anak dari salah seorang pengurus GP Ansor DKI Jakarta, David oleh anak dari mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Mario Dandy Satrio.
Akibat kelalaian dari Mario Dandy Satrio yang notabene anak mantan pejabat DJP yang memiliki harta 56 miliar ini, membuat institusi tempatnya bekerja hingga Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkena imbasnya.
Pasalnya, saat kejadian penyiksaan, Mario Dandy Satrio datang menemui David dengan mengendarai mobil Rubicon yang harganya fantastis.
Jelas hal tersebut menjadi pertanyaan bagi netizen melihat profesi ayahnya sebagai pegawai pajak.
Seolah meredam ketidakpercayaan masyarakat soal pembayaran pajak dan berita miring mengenai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Sri Mulyani akhirnya datang menjenguk David yang kini masih koma akibat penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.
Dilansir dari unggahan Twitter @Trending_Issue pada Sabtu (25/2/2023), Sri Mulyani datang menjenguk David dengan didampingi Gus Yaqut.
"Bu Sri Mulyani ditemani Gus Yaqut datang menjenguk David. Ini merupakan tanda kalau beliau sangat tidak terima dengan apa yang dilakukan anak dari anak buahnya kepada David," tulis akun tersebut.
"karena selain melukai orang lain, kelakuannya juga mencoreng @KemenkeuRI...," sambung akun Twitter @Trending_Issue.
Menilik ke belakang, pemicu penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo kepada David ini lantaran termakan ucapan kekasihnya,Agnes Gracia Haryanto.
Baca Juga: Resep Mudah Pepes Jamur Tiram yang Lezat dan Bergizi, Cocok untuk Ramadhan!
Agnes Gracia Haryanto (15 tahun) bercerita bahwa dirinya telah mendapatkan pelecehan seksual dari David saat mereka masih berpacaran.
Meski kejadian telah berlalu, Mario Dandy yang kini menjadi kekasih baru Agnes Gracia tidak terima dengan perlakuan David, hingga akhirnya bersekongkol dengan temannya bernama Shane untuk melakukan penyiksaan.
Imbas dari kejadian ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Mario Dandy Satrio dan Shane.
Sementara, ayah Mario Dandy Satrio, Rafael Alun Trisambodo bersedia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ASN DJP sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatan anaknya.
(*)
Sumber: Twitter @Trending_Issue
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'