SuaraSoreang.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD turut mengomentari kasus Mario Dandy yang ramai disoroti masyarakat tanah air.
Mahfud MD mengaku tidak menyangka dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy tersebut.
Bahkan Mahfud MD secara tegas menyebutkan bahwa Mario Dandy sebagai sosok yang sangat biadab.
Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD dalam video di channel YouTube Merry Riana pada Kamis (2/3/2023) lalu.
"Kok ada orang begitu biadabnya ya menghajar seseorang yang sudah tidak berdaya," ujar Mahfud.
Sikap yang ditunjukkan oleh Mario Dandy sebagai generasi muda disebut sangat angkuh.
Namun, hal-hal semacam kasus Mario Dandy itu telah diprediksi oleh Mahfud MD sejak beberapa tahun lalu.
Maraknya hoax di Indonesia disebut sebagai salah satu pemicu terjadinya isu-isu kejahatan dan penganiayaan.
"Tapi itu mungkin pembicaraan kita 5 tahun yang lalu tentang berbagai hoax gitu sekarang ini akibat-akibatnya seperti yang dulu diprediksi oleh kita semua," lanjut Mahfud MD.
Baca Juga: Ribut-ribut Sandiaga Dijodohkan dengan Anies, Prabowo: Sudah Jelas Saya Capresnya!
Penyebaran isu hoax yang berseliweran di tengah masyarakat dapat menimbulkan kejadian-kejadian yang tak diinginkan.
Sehingga pemerintah dan masyarakat sendiri mesti memandang isu hoaks ini lebih serius lagi.
Tujuan jangka panjangnya yakni untuk menanggulangi berbagai peristiwa kejahatan di tengah masyarakat.(*)
Sumber: YouTube/Merry Riana
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi
-
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang
-
In Time: Waktu adalah Uang Jadi Kenyataan Paling Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki
-
Bocah Nduga Tewas dan Jasadnya Diduga Dihilangkan, Theo Hesegem Laporkan ke Jakarta