SuaraSoreang.id - Pergelaran event motor trail di kawasan wisata Ranca Upas mendapatkan kecaman dari masyarakat, terutama warga lokal.
Kawasan Ranca Upas adalah kawasan hijau yang sering digunakan pengunjung untuk melakukan kemah dan glamping, area sekitar Ranca Upas juga tempat habitat rusa dan beberapa tanaman langka.
Banyak yang menyayangkan pergelaran event motor trail tersebut, karena berdampak buruk terhadap kawasan Ranca Upas yang awalnya hijau harus menjadi lumpur dan merusak tumbuhan sekitar.
Dilansir dari unggahan video sosial media, tampak seorang pelestari kawasan tersebut dan warga lokal menyuarakan kondisi di Ranca Upas usai pergelaran kegiatan motor trail rusak parah.
Warga Lokal tersebut adalah Mang Uprit yang turut mengekspresikan kemarahannya terhadap aksi para pengendara motor trail yang merusak lingkungan sekitar Ranca Upas.
"Buat panitia, teman-teman semuanya, panitia acara trail dikampung Ranca Upas, dan khususnya buat orang PERHUTANI yang memberikan kebijakan dan izin terkait acara tersebut, lihat ni dampaknya, hancur, hancur gak? Lihat sama mata anda hancur gak, dan lokasi ini meskipun banyak rumput, biar anda paham udah saya tanam lagi saya dikembangbiakkan bunga rawah, sedangkan bunga ini di dunia tuh hanya ada di dua tempat, paham gak kalian, termasuk di Indonesia pun hanya ada di dua tempat, Ranca Upas, dan Danau Ciharus Kambonjang Garut, paham gak, hancur, untuk penghijauan butuh waktu yang lama" ungkap salah satu pelestari lingkungan Ranca Upas.
Tak hanya itu, Mang Uprit juga turut mengkesalkan bahwa ada tumbuhan langka di sana yang juga ikutan rusak berkat pergelaran tersebut.
Di Indonesia, tumbuhan langka tersebut hanya ada di Ranca Upas dan Danau Ciharus Garut.
Dalam unggahan video tersebut, Mang Uprit juga menyebut bahwa untuk penghijauan kembali kawasan tersebut membutuhkan waktu yang lama.
Baca Juga: Pengunjung Ngamuk! Kawasan Wisata Ranca Upas Dijadikan Tempat Event Motor Trail
Sumber: Tiktok @ress.devils
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Trump Berlakukan Tarif Baru, Produk Indonesia Kena Bea Masuk 10% Mulai Hari Ini
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Video Pengejaran Maling LPG 3 Kg di Bantul Viral, Pelaku Lolos Meski Sempat Terjatuh
-
Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri
-
Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas
-
Dari Wishlist ke Checkout, Cara Sederhana Menambah Kebahagiaan Sehari-hari
-
Jangan Cuma Bangun Gedung, Prabowo Diminta Optimalkan PTN Lama daripada Bikin Kampus Baru
-
Petaka Kencan MiChat: Niat Antar Gadis Pulang, Pemuda di Lampung Utara Malah Ditodong Senpi
-
Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026
-
Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu