/
Jum'at, 31 Maret 2023 | 14:45 WIB
Potret Coach Justin di Podcast Denny Sumargo membahas kisruh Israel, politik dan pembatalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023 (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

SuaraSoreang.id – Kabar buruk datang bagi sepak bola Indonesia. FIFA secara resmi mencabut Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Rabu malam (29/3/2023).

Keputusan ini diambil setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menemui Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Usut punya usut, kemungkinan besar dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, karena adanya pertimbangan situasi terkini yang terjadi di Indonesia.

Melalui akun YouTube Denny Sumargo, Coach Justin mengungkapkan bahwa situasi terkini yang dimaksud FIFA adalah penolakan terhadap keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 2023.

Coach Justin menulusuri bahwa adanya pasal di Undang-Undang 1945 yang mengatakan bahwa Indonesia tidak akan bekerja sama dengan negara penjajah.

“Gua cari tau ternyata di Undang-Undang Dasar 45 di jaman Soekarno lah, bahwa Indonesia tidak akan bekerja sama dengan negara penjajah, nah Israel menurut mereka negara penjajah,” ucap Coach Justin saat berbincang di podcast Denny Sumargo pada Jumat (31/3/2023).

Lebih lanjut Coach Justin mengatakan, ia keheranan dengan Gubernur Bali, Wayan Koster I, yang mendadak menolak keras kehadiran timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023, setelah beberapa waktu lalu menandatangani kesiapan mereka mengadakan event tersebut di kotanya.

Begitu dilihat track record ke belakang olehnya, jika memang alasannya adalah kehadiran timnas Israel, ternyata sejak 2015 hingga sekarang, diketahui beberapa kali Israel datang ke Bali sebagai delegasi di acara olahraga dan politik.

“Jawabannya katanya karena waktu mereka dateng (di Bali) itu exposurenya kecil, ga terlalu diangkat ke media, nah kalo ini kan yang menonton 100 ribu jadi gamau ambil konflik,” lanjut Coach Justin.

Baca Juga: Anak Buahnya Diperiksa Gegara Keluarga Doyan Flexing, Heru Budi: Tanggung Jawab Masing-masing

Coach Justin menegaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki hak dan suara untuk bisa menerima dan menolak siapa yang masuk dan tidak di Piala Dunia U-20 2023.

“FIFA itu punya aturan dan kita harus ngikutin, kita hanya tuan rumah tidak kurang tidak lebih, jadi Indonesia bisa terima siapa yang masuk siapa yang tidak, Koster ini sudah tandatangan bersedia, tiba-tiba dia menolak, disitu feeling gua FIFA serasa dimainkan,” ucap Coach Justin tegas.

Sementara itu, Koster mengatakan kedatangan Israel dinilai berpotensi beri ancaman dan gangguan keamanan masyarakat di Bali. Koster juga masih memiliki trauma dengan kejadian Bom di Legian, Badung, Bali pada tahun 2002 lalu.

Menurut Coach Justin, statement yang diungkap Gubernur Bali tersebut yang akhirnya membuat FIFA takut untuk melaksanakan Piala Dunia U-20 2023 di Bali.(*)

Sumber: YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Load More