SUARA SOREANG - Ashanty mendapat kritik dari warganet usai mengundang Nursyah, ibu Indah Permatasari, ke podcast "Ngobrol Asix" yang dipandunya.
Dalam kesempatan tersebut, Nursyah mengungkapkan perasaannya terhadap Indah Permatasari dan Arie Kriting.
Nursyah menjelaskan dirinya belum merestui hubungan keduanya dan tetap menuduh Arie Kriting menggunakan ilmu hitam untuk memenangkan hati putrinya.
Selain itu Nursyah juga berbagi perasaannya tentang cucu atau anak dari Indah Permatasari dan Arie Kriting.
Saat Ashanty bertanya tentang reaksi Nursyah saat bertemu dengan cucunya, dan Nursyah menjawab dengan santai bahwa perasaannya biasa saja.
"Ya biasa aja, ndak gimana-gimana," ungkap Nursyah dikutip Jumat (25/8/2023).
Kehadiran Nursyah dalam podcast tersebut kemudian mendapat respon negatif dari netizen.
Sejumlah warganet menilai Ashanty tidak peka terhadap perasaan Indah Permatasari dan Arie Kriting yang kerap jadi sasaran kekesala Nursyah.
Mengundang tamu bagi podcaster merupakan hak. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, terutama risiko saat mengundang seseorang yang punya imej di negatif di kalangan publik:
Baca Juga: Bertamu ke Persib Tren Positif Laga Tandang RANS Nusantara Diuji, Ini Kata Eduardo Almeida
Mengasingkan pendengar
Menurut blog Podcast, mengundang tamu dengan pandangan yang ekstrem atau polarisasi dapat mengasingkan pendengar yang tidak memiliki pandangan yang sama.
Hal ini dapat menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat atau tidak nyaman dan menyebabkan hilangnya pendengar.
Kerusakan reputasi
Melansir Better Marketing, jika tamu memiliki reputasi negatif atau pernah terlibat dalam masalah kontroversial, diasosiasikan dengan mereka di podcast dapat merusak reputasi dan kredibilitas pembawa acara.
Dampak negatif pada podcast
Mengundang tamu yang tidak cocok untuk podcast, atau yang tidak sejalan dengan nilai atau misi podcast, dapat berdampak negatif terhadap reputasi dan pendengar podcast.
Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kredibilitas dan penurunan jumlah pendengar.
Masalah hukum
Mengundang tamu yang memiliki masalah hukum atau terlibat dalam sengketa hukum yang sedang berlangsung dapat menimbulkan risiko hukum bagi pembawa acara dan podcast.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?