Suara.com - Teka-teki ke mana Johann Zarco akan berlabuh musim depan masih misteri. Tahun lalu, tepatnya pada 18 Mei 2017, Zarco meneken perpanjangan kontrak selama setahun bersama Monster Yamaha Tech 3.
Itu artinya, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini akan tetap bersama tim satelit Yamaha tersebut hingga akhir tahun 2018.
Sejauh ini, belum ada pembicaraan terkait perpanjangan kontrak baru. Kondisi ini memunculkan spekulasi jika musim depan Zarco bakal hijrah dari Tech 3.
Wacana itu ditunjang pernyataan rider asal Prancis ini sebelumnya yang selalu mengemukakan hasrat memperkuat tim pabrikan pada balapan MotoGP 2019.
Sementara itu, diantara tim papan atas, Ducati jadi satu-satunya tim pabrikan yang belum memiliki kepastian skuat pebalapnya musim depan.
Sedangkan para kompetitornya, seperti Yamaha telah memastikan mengikat Maverick Vinales dengan kontrak selama dua tahun; hingga tahun 2020. Dengan Valentino Rossi masih berjalan negosiasi perpanjangan kontraknya.
Di lain pihak, pabrikan Honda juga telah meneken perpanjangan kerja sama dengan pebalapnya, Marc Marquez, sampai tahun 2020. Sedangkan, terkait Dani Pedrosa, belum ada tanda-tanda bakal diperpanjang kontraknya.
Namun, kemungkinan besar pihak Repsol Honda bakal memperpanjang kontrak pebalap yang dijuluki "Little Spaniard" ini.
Baca Juga: Tes Terakhir Pramusim MotoGP, Zarco 'Asapi' Valentino Rossi
Sementara itu, Ducati belum menemukan kesepakatan terkait perpanjangan kontrak dengan kedua pebalapnya, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.
Terkait kemungkinan memboyong Johann Zarco musim depan, Direktur Tim Ducati Paolo Ciabatti mengaku tidak tertarik memakai jasa rider berusia 27 tahun itu.
Dia memastikan akan mempertahankan duet Dovizioso dan Lorenzo musim depan.
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, misi kami adalah mempertahankan kedua pebalap," ujar Ciabatti kepada Corriere dello Sport, dikutip dari GPOne, Kamis (8/3/2018).
"Kami juga telah menjelaskan kepada mereka berdua. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan memulai negosiasi serius--terkait perpanjangan kontrak mereka," sambung Ciabatti.
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Nekat Pakai Pertalite, Ini 5 Motor Matic yang Wajib Pakai Pertamax agar Mesin Tak Jebol
-
Mending Gear Ultima atau Freego? Tengok Daftar Harga Motor Matic Yamaha April 2026
-
Tembus Triliunan, Sehebat Apa Motor Listrik Emmo Pesanan BGN Jika Diadu Lawan Honda?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Harga dan Model Honda Jazz 2026, Desain Sporty untuk Generasi Muda
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan