Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Bob Hasan mengakui pelatih atletik Indonesia masih terkendala masalah bahasa saat melakukan pemusatan latihan ke luar negeri.
"Kalau pelatih kita tak bisa berbahasa Inggris, itu bagaimana mau memperbaiki teknik? Kan enggak mungkin. Jadi harus bisa bahasa Inggris, oleh karena itu kita kirim mereka try out ke Amerika, ke mana-mana, ke luar negeri untuk belajar," ujar Bob saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).
Seperti diketahui, 13 atlet bersama ofisial tim atletik Indonesia baru saja selesai menggelar training camp (TC) di Santa Barbara, Amerika Serikat selama satu bulan dari 1-30 April 2018.
TC itu sebagai rangkaian dari persiapan menjelang keikutsertaan di Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang.
Selama di AS, para atlet dan ofisial tim atletik Indonesia mendapat pelatihan langsung dari peraih penghargaan Pelatih Atletik Terbaik Dunia 2016, Harry Marra.
Terkait bahasa, menurut Bob Hasan hal itu sangat penting bagi pelatih. Sebab, Harry Marra selaku instruktur banyak memberikan informasi berharga seputar teknik, menu latihan, tips mengolah gizi, dan berbagai hal lain, tentunya dalam bahasa Inggris.
"Kalau bahasa Inggris-nya tak bagus, kita tak akan bisa mencapai level internasional. Mereka training camp di Amerika itu untuk belajar teknik, makanan yang sehat dan latihan yang betul," kata Bob Hasan.
Sementara itu, Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, baik pelatih maupun atlet mendapat banyak pelajaran dari pemusatan latihan di AS.
Baca Juga: Crutchlow Pimpin FP2, Rossi dan Marquez Terlempar dari Tiga Besar
"Jadi secara umum mereka meningkat, pengetahuan pelatih meningkat jadi semakin mengerti bagaimana memperbaiki pola latihan. Kemampuan atlet juga meningkat hampir disemua disiplin. Di nomor sprint, nomor lompat, lempar itu semua menunjukkan kemajuan," kata Tigor.
Berita Terkait
-
DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?
-
RUU PPRT Resmi Dibahas, DPR dan Pemerintah Kebut Payung Hukum untuk 4 Juta PRT
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus