Suara.com - Indonesia membuka peluang meraih medali di turnamen bulu tangkis New Zealand Open 2018 setelah dua wakilnya tersisa memastikan melaju ke babak final.
Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), dua wakil Indonesia yang berhasil melaju ke final tersebut yakni Jonatan Christie di tunggal putra dan Berry Angriawan/Hardianto di nomor ganda putra.
Jonatan berhasil melaju ke partai final dengan menumbangkan wakil India, Sai Praneeth B, usai mampu bangkit dari kekalahan di gim pertama.
Setelah melewati laga selama 65 menit, Jojo (sapaan akrab Jonatan Christie) akhirnya mampu mengunci tiket final dengan skor 14-21, 21-19, 21-8.
Sementara Berry/Hardianto, meraih tiket final dengan menumbangkan unggulan empat asal Thailand Bodin Isara/Nitiphon Phuangphuapet dalam pertarungan dua gim selama 40 menit yang berkesudahan 21-18, 21-16.
Di partai final, Jojo yang merupakan unggulan dua, akan menantang unggulan satu asal China, Lin Dan, yang di semifinal menumbangkan wakil Korea Selatan Kwang Hee Heo 21-16, 21-16.
Sedangkan Berry/Hardianto yang juga unggulan dua, akan menantang unggulan satu asal Taiwan Hung Ling/Wang Chi-Lin dengan skor 21-14, 21-13.
Dari rekor pertandingan, Jonatan dan Lin Dan sudah lima kali bertemu dengan tiga kemenangan menjadi milik pemain senior Negeri Tirai Bambu. Namun di pertemuan terakhir di China Terbuka 2017, Jojo mampu mengalahkan pemain legendaris China tersebut dua gim langsung 21-19, 21-16.
Sementara itu, bagi Berry/Hardianto, partai final turnamen level Super 300 ini merupakan perjumpaan kedua mereka bersama Wang/Chen. Di pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2018, wakil Taiwan mampu mendapatkan kemenangan dua gim langsung 21-11, 21-18 atas wakil Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis