Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon tak ingin jumawa dengan predikatnya sebagai juara bertahan di Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750. Mereka menilai semua pasangan punya peluang yang sama untuk meraih juara.
Menurut Kevin, predikat juara bertahan di turnamen bulutangkis berhadiah total 750 ribu dollar AS atau sekitar Rp 9,8 miliar itu bukan faktor utama untuk bisa mempertahankan gelar. Menurutnya, optimisme dan ketenanganlah yang akan menghantarkan keduanya meraih hasil terbaik.
"Soal pertahankan gelar, saya rasa semua pemain punya kans juara di turnamen ini," kata Kevin Sanjaya seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Kamis (28/6/2018).
"Yang penting kami harus optimis, tidak boleh terbebani, nikmati saja step by step nya," tambah pebulutangkis 21 tahun itu.
Pasangan nomor satu dunia itu mengawali kiprah di Malaysia Open 2018 dengan meyakinkan. Bertanding di Axiata Arena, Rabu (27/6/2018), The Minions --julukan Kevin/Marcus-- menang stright game atas pasangan Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han, dengan skor 21-16, 21-17.
Meski mengalami beberapa kendala teknis di lapangan, Kevin/Marcus mengaku masih bisa mengatasinya. Venue pertandingan juga dinilai cukup nyaman untuk digunakan.
"Kendala sih ada, tetapi masih oke lah, bisa diatasi. Kondisi shuttlecock agak berat, lapangan yang berangin, tapi tidak terlalu jadi masalah, cukup enak main di sini (Axiata Arena)," jelas Marcus.
Kemenangan atas wakil Thaiwan membawa The Minions ke babak kedua Malaysia Open 2018. Mereka akan bertemu wakil tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Pertandingan tersebut akan dilangsungkan hari ini, Kamis (28/6/2018). Rencananya, babak kedua Malaysia Open 2018 akan dimulai pukul 13:00 waktu setempat atau 12:00 WIB.
Berita Terkait
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026