Suara.com - Pebulutangkis putra spesialis ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal mengaku mendapat wejangan dari seniornya di pelatnas, Tontowi Ahmad, sebelum berlaga di Kejuaraan Dunia 2018.
Tontowi, kata Hafiz, memberi pesan kepadanya dan sang pasangan, Gloria Emanuelle Widjaja untuk bersikap setenang mungkin pada penampilan perdananya di pentas Kejuaraan Dunia.
"Sama bang Owi -sapaan akrab Tontowi, saya memang dekat. Dia berpesan agar kami harus tenang, jangan grabak-grebuk. Di lapangan harus tetap tenang," kata Hafiz saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.
Seperti diketahui, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir harus absen di Kejuaraan Dunia 2018. Itu dilakukan PBSI untuk menjaga performa Tontowi / Liliyana agar tampil maksimal di Asian Games 2018 yang perhelatannya hanya berselang sekitar dua minggu usai Kejuaraan Dunia.
Kondisi itu membuat Hafiz / Gloria yang kini menempati peringkat kedua terbaik setelah Tontowi / Liliyana, tepatnya rangking tujuh dunia, akan menjadi tulang punggung Indonesia dari sektor ganda campuran di Kejuaraan Dunia 2018.
Meski berat jika harus mengikuti jejak Tontowi / Liliyana yang berhasil menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia tahun lalu, Hafiz tak menganggap hal itu sebagai beban.
Menurut Hafiz, dirinya dan Gloria hanya perlu menikmati setiap pertandingan yang ada. Jika hasilnya bagus, itu hanya sebuah bonus bagi mereka.
"Untuk mempertahankan gelar? Kami belum mikir terlalu jauh. Jadi hanya memikirkan setiap pertandingan saja seperti di Thailand Open. Yang penting tenang. Jadi kami tidak merasa terbebani," tukasnya.
Kejuaraan Dunia 2018 akan berlangsung di Nanjing Olympic Sports Center, Nanjing, China pada 30 Juli hingga 5 Agustus 2018.
Baca Juga: Ambisi Hafiz Faizal, Kalahkan Zheng / Huang di Kejuaraan Dunia
Tag
Berita Terkait
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora