2. Slogan
Jika Asian Games 2018 memiliki slogan "Energy of Asia", Asian Para Games 2018 juga punya slogan yang tak kalah bermakna, yaitu "Inspiring Spirit and Energy of Asia".
Dilansir dari laman resmi Asian Para Games 2018, slogan itu bertujuan untuk menyatukan Asia, memotivasi orang agar menjadi positif, dan mendukung kesetaraan sosial.
Baca Juga: Peraih Emas Asian Para Games Dapat Bonus Tambahan Rp 100 Juta
3. Lagu Resmi
"Song of Victory" menjadi lagu resmi Asian Para Games 2018. Peluncuran lagu ini resmi dirilis di media sosial YouTube pada 16 September lalu.
Melalui akun twitter resmi @asianpg2018, pihak Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menjelaskan bahwa "Song of Victory" bukanlah sekadar lagu dan lirik, namun merupakan bahasa universal dengan inspirasi yang esensial.
Seperti halnya lagu resmi Asian Games 2018, "Song of Victory" dibawakan oleh banyak musisi terkemuka Tanah Air.
Antara lain, Armand Maulana, Once Mekel, Vidi Aldiano, Maudy Ayunda, Regina Poetiray, Zara Leola, Lesty Kejora serta penyanyi cilik tunanetra, Putri Ariani.
Baca Juga: Lelang, Sean & Pebalap F1 Ini Donasi Rp 4,1 M Korban Gempa Lombok
4. Cabang Olahraga
Jika Asian Games 2018 mempertandingkan 40 cabang olahraga, Asian Para Games 2018 hanya mempertandingkan 18 cabang olahraga.
Cabang olahraga tersebut antara lain panahan, para atletik, bulutangkis, Boccia, catur, sepeda, goal ball, judo, lawn ball, para powerlifting, para swimming atau renang, para shooting atau menembak.
Selain itu ada juga tempin bowling, tenis meja, bola voli duduk. basket kursi roda, anggar kursi roda, dan tenis kursi roda.
5. Kontingen atau Negara Peserta
Hingga saat ini tercatat terdapat 42 kontingen atau negara peserta yang akan berpartisipasi di Asian Para Games 2018.
Disamping Indonesia selaku tuan rumah, turut tampil peserta dari Afghanistan, Bahrain, Banglades, Brunei, Kamboja, Cina, Cina Taipei, Hong Kong, India, Iran, Irak, Jepang, Jordania, Kazakhstan, Korea Selatan, Kuwait, Kirgistan, dan Laos.
Selain itu, dari Lebanon, Makau, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Korea Utara, Oman, Pakistan, Palestina, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Sri Lanka, Suriah, Tajikistan, Thailand, Timor Leste, Turkmenistan, UEA, Uzbekistan dan Vietnam.
Baca Juga: Tak Dapat Tim, Pebalap Ini Putuskan Tutup 'Buku' dari MotoGP
6. Medali yang diperebutkan
Meski jumlah cabang olahraga di Asian Para Games 2018 jauh lebih sedikit dari Asian Games 2018, nomor event atau jumlah medali yang diperebutkan di pesta olahraga terbesar atlet difabel Asia ini jauh lebih banyak.
Asian Para Games 2018 akan memperebutkan 586 medali dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Di edisi Asian Para Games 2014 Incheon, Korea Selatan, kontingen Indonesia hanya menduduki peringkat sembilan perolehan medali dengan 9 medali emas, 11 medali perak, dan 18 medali perunggu.
Pada Asian Para Games 2018, pemerintah Indonesia menargetkan tembus tujuh besar di klasemen akhir perolehan medali dengan target minimal 16 medali emas.
Baca Juga: Owi / Butet Kembali Tampil, Jadwal Wakil Indonesia di Babak I Cina Open
7. Maskot
Berbeda dengan Asian Games yang memiliki tiga maskot Bhin-Bhin, Atung dan Kaka, Asian Para Games 2018 hanya memiliki satu maskot yang berbentuk "Elang Bondol". Maskot tersebut diberi nama Momo.
Momo merupakan singkatan dari motivasi dan mobilitas yang mengartikan bahwa orang-orang harus terus bergerak maju, dan mampu beradaptasi pada perubahan waktu dan dunia.
Pemilihan "Elang Bondol" sebagai maskot merujuk pada kota diselenggarakannya Asian Para Games 2018, Jakarta yang memiliki maskot sama.
Momo juga menggunakan sabuk khas betawi, yang diartikan sebagai sang juara atau pahlawan.
Berita Terkait
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
War Tiket Konser Day 3 BTS Capai 900 Ribu Antrean, Kurang dari 1 Jam!
-
Resmi! Konser BTS 'Arirang' di Jakarta Ditambah Jadi 3 Hari, Cek Daftar Harga dan Jadwal Presalenya
-
Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko