Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima lifter kebanggan Indonesia, Eko Yuli Irawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018) pukul 9.30 WIB. Eko pada Sabtu (3/11) lalu, sukses mengharumkan nama bangsa setelah menyabet medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Ashgabat, Turkmenistan.
Terkait prestasi Eko, Presiden Jokowi menyampaikan rasa bangga. Jokowi berharap tidak hanya cabang olahraga angkat besi yang dapat mengharumkan nama bangsa.
"Saya kira prestasi-prestasi seperti ini kita harapkan terus berkesinambungan, bukan hanya di angkat besi dan berat saja tapi di cabang olahraga yang lainya juga," kata Jokowi.
Sementara Eko mengaku senang dan bangga bisa mewakili Indonesia merebut medali emas pada kejuaraan dunia angkat besi.
"Sejarah pertama juga bisa dapat medali emas, bahkan bisa pecah rekor, pasti senang bangga bisa jadi yang terbaik," ucap Eko.
Dalam pertemuan ini Eko mengenakan kalung medali yang berhasil diraih, yakni snatch, clean dan jerk. Atlet asal Lampung itu mampu memecahkan rekor dengan 174 kilogram.
"Karena rekor standar di 173. Total Angkatan di 313, jadi 317 kilogram," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar