Suara.com - Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir, atau yang akrab disapa Butet, mengaku masih penasaran untuk merebut medali emas Asian Games menyusul perolehan perak Asian Games 2014 dan perunggu Asian Games 2018.
"Saya belum kesampaian dapat emas Asian Games. Setelah mendapatkan medali perak pada 2014, saya harus menunggu empat tahun lagi untuk mendapatkan emas. Itu bukan waktu sebentar. Tapi, saya tetap bersyukur dan puas walaupun mendapatkan medali perunggu," kata Butet dalam jumpa pers Indonesia Masters 2019 di Jakarta, Senin (21/1/2019).
Indonesia Masters 2019 akan menjadi turnamen terakhir bagi Liliyana Natsir menyusul rencana pensiun atlet berusia 33 tahun itu sebagai atlet bulu tangkis.
Butet akan berpasangan dengan Tontowi Ahmad sebagai penampilan terakhir pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu dalam turnamen internasional.
"Kejuaraan Dunia 2005 menjadi pertandingan paling berkesan bagi saya karena saya menjadi juara dunia tepat pada usia 19 tahun," kata atlet kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu, tentang kejuaraan paling berkesan sepanjang karirnya sebagai atlet bulu tangkis.
Meskipun masih penasaran medali emas Asian Games, Butet mengaku bersyukur karena telah mencapai target utama pribadi, yaitu medali emas Olimpiade.
"Setelah mendapatkan emas Olimpiade, otomatis motivasi saya menurun," katanya.
Atlet asal klub bulu tangkis Djarum Kudus itu mengaku belum terpikir untuk menjadi pelatih bulu tangkis, baik dalam pelatnas PBSI maupun klubnya.
"Saya tidak tahu saya siap atau tidak karena sebagai pemain, saya hanya memikirkan diri sendiri, seperti kedisiplinan latihan dan menjaga konsumsi makanan," ujarnya.
Baca Juga: Segera Gantung Raket, Ini Pesan Liliyana untuk Sektor Ganda Campuran
Butet mengatakan jika harus menjadi pelatih, tanggung jawab yang akan diembannya semakin besar karena harus mengurus kedisiplinan para pemain. "Pemain yang bagus belum tentu menjadi pelatih yang bagus," katanya seperti dimuat Antara.
Panitia Penyelenggara Indonesia Masters 2019 akan menggelar pesta perpisahan bagi Butet sebelum pertandingan final di Stadion Istora Senayan, pada pukul 12.00 WIB, Minggu (27/1/2019).
Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan memulai laga Indonesia Masters 2019 menghadapi ganda India Pranaav Jerry Chopra/Reddy N Sikki pada pertandingan pertama.
Berita Terkait
-
Kembali ke Lapangan, Liliyana Natsir Berbagi Ilmu ke Generasi muda
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Hendrawan hingga Butet Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Ibadah Kebudayaan Indonesia Kita ke-43: Semangat Gotong Royong Demi Putra Sang Maestro
-
Turun ke Jalan Gabung Massa Aksi Kawal Putusan MK, Butet: Ini Masalah Menyelamatkan Bangsa!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Bidik Level Elite Dunia usai Sabet Gelar Indonesia Masters 2026
-
Sapu Bersih Putaran Pertama, LavAni Kunci Gelar Juara Paruh Musim Proliga 2026
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026