Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon rayakan Imlek 2019 dengan suasana berbeda dari tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu masih menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga besar, kali ini Marcus lebih memilih menghabiskan waktu di rumah bersama sang Istri, Agnes Amelinda Mulyadi dan putra pertama mereka yang baru lahir pada 29 Januari lalu.
"Saya nggak kemana-mana karena ada latihan juga. Nggak kumpul-kumpul sama keluarga besar karena anak bayi masih belum boleh pergi-pergi, takut sakit," ujar Marcus Fernaldi Gideon dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (5/2/2019).
"Biasanya ada kumpul sama nenek, tapi jadinya tidak ikut," imbuhnya.
Marcus sendiri sebenarnya amat rindu dengan suasana perayaan Imlek bersama keluarga besar. Namun, kehadiran sang buah hati membuat pebulutangkis 27 tahun itu terpaksa tinggal di rumah untuk menjaga keluarga kecilnya.
"Paling kangen di Imlek itu kumpul sama keluarga, kalau kue Imlek malah jarang makan, saya nggak suka kue keranjang," beber Marcus.
Selain kehadiran buah hati, serba-serbi lain yang didapat Marcus pada perayaan Imlek tahun ini adalah kewajiban membagi angpau. Ya, status Marcus yang kini sudah menikah membuatnya berkewajiban memberikan angpau kepada sanak keluarga.
"Tradisi lain ya bagi-bagi angpau, sudah disiapkan dan titip ke orangtua saya untuk dibagikan ke saudara-saudara. Waktu kecil saya senang kalau terima angpau, sekarang saya senang bisa cari uang sendiri dan tidak menyusahkan orangtua," tukasnya.
Saat ini, Marcus dan mayoritas pebulutangkis pelatnas PBSI lainnya tengah menikmati jeda singkat, sebelum kembali mengayunkan raket pada rangkaian turnamen BWF World Tour 2019.
Baca Juga: PBSI Atur Strategi Agar Performa Kevin / Marcus Moncer di Olimpiade
Jika beberapa pebulutangkis pelatnas akan segera berlaga di Barcelona Spain Masters 2019 (19-24 Februari) dan German Open 2019 (26 Februari - 3 Maret), Marcus bersama Kevin Sanjaya baru akan turun di gelaran akbar All England Open 2019 pada 6-10 Maret 2019 mendatang.
Berita Terkait
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar