Suara.com - Mantan pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir angkat bicara terkait skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 yang belum lama diumumkan. Menurutnya Hendra Setiawan cs punya kans menjadi juara.
Hal itu disebut Liliyana bisa terwujud jika masing-masing pemain yang diturunkan saling memikul tanggung jawab.
Dalam kejuaraan beregu seperti Piala Sudirman, Liliyana menegaskan jika suatu negara akan kesulitan jika hanya mengandalkan beberapa sektor saja.
Karenanya, semua wakil Indonesia dari setiap sektor disebut Liliyana harus mengerti jika tenaga dan potensi mereka juga diperlukan untuk membawa tim meraih kemenangan.
"Ya ada kans. Yang penting masing-masing sektor punya tanggung jawab. Jangan terlalu membebani atau mengandalkan sektor yang diharapkan," ujar Liliyana Natsir di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).
Liliyana menyadari jika kekuatan Indonesia memang belum merata di semua sektor. Sektor tunggal bisa dibilang cukup tertinggal dari sektor ganda putra, putri dan campuran.
Namun, eks partner Tontowi Ahmad yang pensiun pada akhir Januari 2019 itu, mengingatkan jika fakta di atas harusnya menjadi motivasi tersendiri bagi sektor tunggal.
Pasalnya, kata Butet—sapaan akrab Liliyana—sebuah pertandingan tak melulu bisa diukur secara sistematis.
Para pemain atau pasangan peringkat atas dunia, bisa saja terpeleset oleh lawan-lawan yang di atas kertas berada di bawahnya.
Baca Juga: Garang di Ring, Petinju Ini Dibuat KO Berkali-kali oleh Aktris Seksi Ini
"Sepengalaman saya this is the game, tak ada yang pasti. Yang peringkat atas belum tentu pasti menang," ujar Liliyana.
"Nah jika kita hanya mengandalkan tiga (sektor), kalau meleset kan bahaya. Jadi saya berharap mindset teman-teman di Piala Sudirman ini harus bisa memikul beban sama-sama. Jangan kalau misal yang ditargetkan ganda campuran, ganda putra dan ganda putri, sektor lain santai-santai saja. Tidak bisa," sambungnya.
Prestasi Indonesia di kancah Piala Sudirman sendiri bisa dibilang cukup memprihatinkan.
Pasalnya, sejak pertama kali bergulir pada 1989 di Jakarta, skuat Merah Putih hanya meraih satu gelar juara, yakni di edisi pembuka itu sendiri.
Menilik pencapaian dua tahun silam, prestasi skuat Indonesia bahkan terlihat lebih miris lagi. Digadang-gadang bisa melaju jauh, Jonatan Christie cs justru gagal total dengan terhenti di fase grup Piala Sudirman 2017.
Berita Terkait
-
Kembali ke Lapangan, Liliyana Natsir Berbagi Ilmu ke Generasi muda
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Hendrawan hingga Butet Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Liliyana Natsir Masih Cedera Sampai Harus Operasi Meski Sudah Pensiun Jadi Atlet Bulutangkis, Kok Bisa?
-
Screening Tahap II Bikin Audisi Umum PB Djarum 2022 Kian Ketat
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas