Suara.com - Pebasket impor milik BTN CLS Knights Indonesia, Maxie Esho diyakini semakin dekat untuk bisa berseragam Timnas Basket Indonesia untuk gelaran SEA Games 2019.
Esho yang menjadi aktor penting dalam keberhasilan CLS Knights meraih gelar juara ASEAN Basketball League (ABL) 2018/19, tengah dilirik PP Perbasi untuk dinaturalisasi.
Center asal Amerika Serikat berusia 28 tahun itu memiliki catatan statistik yang impresif dalam 37 laga yang dimainkannya pada ABL musim ini. Ia rata-rata mencetak 22,3 poin, 9,2 rebounds dan 2,6 assist per laga.
Tak heran jika pihak ABL akhirnya menobatkan Maxie Esho sebagai Most Valuable Player (MVP) khusus di laga final, setelah mencatatkan 25 poin dalam laga pamungkas menghadapi Singapore Slingers.
Christopher Tanuwidjaja selaku Managing Partner CLS Knights, mengungkapkan jika proses negosiasi Esho dengan PP Perbasi telah memasuki tahap awal.
Dalam konferensi yang digelar melalui sambungan telepon, Esho, diungkapkan Christopher, memberikan sinyal positif terkait tawaran naturalisasi yang disodorkan PP Perbasi.
"Esho bilang tak ada masalah apa-apa terkait tawaran dan lain-lain. Hanya saja, dia butuh istirahat karena habis main di ABL," beber Christopher Tanuwidjaja.
"Dia bergabung dengan kita kan dari awal training camp sejak September (2018). Sekarang dia kerja lagi di Hong Kong, baru selesai akhir Juli dan akan pulang dulu ke Amerika Serikat," terangnya.
Esho yang diproyeksikan untuk menjadi bagian dari Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2019, diprediksi akan mendapatkan paspor Indonesia paling lambat pada Oktober 2019, atau satu bulan jelang SEA Games 2019 berlangsung.
Baca Juga: Gantung Sepatu, Cech Kembali ke Chelsea sebagai Direktur Olahraga
Berita Terkait
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025
-
Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025
-
Kapten Timnas Basket Indonesia Sudah Tak Sabar Bertanding di SEA Games 2025
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora