Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana memasang CCTV untuk meminimalisir tindakan indisipliner atlet-atlet pelatnas, terutama yang kerap melanggar jam malam.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti mengatakan, pemasangan CCTV akan dilakukan di berbagai tempat, terutama di gerbang utama, tempat keluar masuknya atlet pelatnas.
"Nanti kami akan pasang CCTV. Seperti di pintu masuk, semua lokasi, di sekitar asrama juga akan diperbanyak," ujar Susy Susanti saat ditemui di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (15/10/2019) malam.
Susy Susanti menegaskan bahwa PBSI sebagai federasi hanya bisa memberikan aturan-aturan serta pencegahan terkait tindak indisipliner. Namun, semua itu hanya bisa berjalan jika para atlet memiliki tanggung jawab dan pemahaman yang sama.
"Kami sebagai pengurus tentu memberikan aturan-aturan. Tapi semua itu balik lagi ke pribadi atletnya. Sebetulnya mereka harus lihat, kalau mereka indisipliner itu 'kan (efeknya) untuk mereka sendiri," beber Susy Susanti.
"Dia menang untuk dia, dia kalah ya buat dirinya sendiri juga. Jadi tak mungkin mereka seperti anak kecil yang harus 24 jam dijaga," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa atlet dari sektor ganda campuran PBSI kedapatan melakukan indisipliner. Mereka disebut keluar asrama tanpa sepengetahuan pelatih dan baru kembali pada larut malam.
Bahkan, untuk memuluskan aksi itu, beberapa di antaranya disebut-sebut memanipulasi surat izin keluar pelatnas. Hal itu membuat pelatih Richard Mainaky naik pitam.
Juru taktik asal Ternate, Maluku itu pun pada akhirnya mengambil tindakan tegas. Semua atlet yang diketahui melanggar aturan sudah diberikan sanksi berupa teguran keras lewat Surat Peringatan (SP) 2.
Baca Juga: Ini Daftar Lima Mobil Terbaik Versi Pewarta Otomotif
"Sudah selesai, dan atlet yang kedapatan melakukan pelanggaran sudah saya panggil dan beri SP2," ujar Richard Mainaky saat dihubungi Suara.com, Kamis pekan lalu (10/10/2019).
"Saya menganggap kini sudah normal kembali. Mereka sedang fokus dan konsentrasi melakukan latihan untuk persiapan ke kejuaraan Eropa yang akan berlangsung minggu depan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M