Suara.com - Pembalap tim pabrikan Aprilia, Andrea Iannone tengah dilanda kegamangan pasca dirinya tersangkut kasus doping.
Akiibat kasus tersebut, dirinya telah diskors dari dunia balapan sejak 17 Desember 2019 lalu.
FIM menyatakan bahwa dirinya positif menggunakan doping pasca melakoni MotoGP Sepang musim lalu.
Namun pengacaranya berujar bahwa kandungan yang ditemukan di sampel urin dari Iannone terlalu sedikit.
Mereka mengklaim bisa jadi Iannone mendapatkannya dari daging yang ia konsumsi selama di Malaysia.
Saat ini, FIM berlum mengeluarkan penyataan resmi terkait hal tersebut. Iannone berujar bawha ia bodoh jika nekat menggunakan obat-obatan tersebut.
"Saya ingin cepat bersama Aprilia. Balapan motor adalah hidup saya. Saya tidak bodoh untuk membahayakan karier saya." tutur Iannone dilansir dari Visordown.
Terkait kasus tersebut, pihak Aprilia berujar bahwa mereka mendukung Iannone hingga pengumunan resmi FIM keluar.
"Saya punya kesempatan untuk mengobrol dengannya dan saya percaya dia, dia tak melakukan kesalahan." tutur Fausto Gresini, manajer tim Aprilia.
Baca Juga: Catat! Repsol Honda Perkenalkan Motor MotoGP 2020 di Jakarta Bulan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar