Suara.com - Merebaknya virus corona di berbagai negara, khususnya Asia, telah menimbulkan kekhawatiran bagi negara peserta Kejuaraan Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020.
BATC tahun ini akan berlangsung di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, pada 11-16 Februari mendatang.
Ajang tersebut akan menjadi kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2020 zona Asia.
Filipina memang belum mengonfirmasi terkait kemungkinan wabah virus mematikan tersebut masuk ke wilayah mereka.
Namun kabar terbaru, sejumlah sekolah swasta di Manila City dan Quezon City meliburkan kegiatan belajar-mengajar pada hari ini, Senin (27/1/2020).
Dikutip dari Inquirer, seorang pejabat sekolah mengatakan tindakan itu dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran viru corona.
Beberapa pejabat sekolah lainnya menambahkan, langkah ini diambil untuk mengumpulkan informasi terkait kegiatan liburan para siswa selama Imlek atau Tahun Baru China.
Kendati belum ada konfirmasi dari Filipina, namun isu penyebaran virus Corona itu tetap membuat banyak negara khawatir. Tak terkecuali Indonesia.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti menjelaskan hingga kini masih terus memantau perkembangan virus Corona.
Baca Juga: Entah Kebetulan, Kematian Kobe Bryant Telah Diramal Akun Ini Sejak 2012
Selama Filipina tak memberikan travel warning menyangkut wabah tersebut, PBSI kata Susy, tak akan membatalkan keikutsertaan tim beregu putra dan putri Indonesia di BATC 2020.
"Sampai sekarang dari BAC (Federasi Bulutangkis Asia) belum ada kabar. Tapi kami koordinasi dengan dokter juga, karena katanya kalau mau ke Filipina juga kan harus suntik polio," ujar Susy saat dihubungi Suara.com, Senin (27/1/2020).
"Kami harus ikuti prosedur. Sampai sekarang Filipina belum mengeluarkan travel warning dan informasi lebih lanjut," tambahnya.
Menurut Susy, pihaknya saat ini akan memantau kondisi seluruh atlet agar tetap fit dan bugar jelang BATC 2020.
Selebihnya, PBSI akan menunggu kabar terkini terkait perhelatan kejuaraan beregu itu di Filipina.
"Untuk BATC 2020 kami masih menunggu. Sampai sekarang so far tidak ada apa-apa. Kami fokus agar kondisi seluruh atlet bisa fit," papar Kabid Binpres PBSI Susy Susanti.
Berita Terkait
-
Hadapi Virus Corona, Cina Akan Bangun Rumah Sakit Selesai Dalam 6 Hari
-
China Umumkan Berhasil Sembuhkan Pasein Pertama Virus Corona
-
Kemenkes: Virus Corona Tak Menular Lewat Barang Impor dari China
-
Virus Corona, Kemenkes Periksa Pengunjung dari China di Dalam Pesawat
-
Dampak Virus Corona, PBSI Batal Kirim Pemain ke China Masters 2020
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia