Suara.com - Pemilik Louvre Surabaya Erick Herlangga berharap kompetisi bola basket Indonesian Basketball League (IBL) 2020 tak berlanjut.
Menurut Erick, usaha melanjutkan liga yang terhenti akan memakan upaya yang besar dari mulai finansial hingga kontrak kerja pemain asing.
"Kalau misal liga tak lanjut, itu lebih enak. Jadi kami bisa bilang ke sponsor bahwa liga tak lanjut dan uangnya akan saya gunakan untuk musim berikutnya," ujar Erick melalui video conference, Senin (14/4/2020).
Erick bukan tak menghormati IBL dengan pernyataannya itu. Menurutnya, IBL memang punya tanggung jawab melanjutkan liga lantaran adanya kontrak dengan sponsor.
Namun, situasi pandemi virus Corona yang terjadi saat ini di Indonesia, disebutnya amat menyulitkan keinginan kembali menggulirkan IBL 2020 yang terhenti sejak 13 Maret lalu.
Selain masalah finansial, IBL dinilai Erick juga dihadapkan dengan pemenuhan kontrak pemain asing untuk mau kembali ke Indonesia.
Saat ini, para pemain asing telah dipulangkan ke negara asalya.
"Saat ini Amerika Serikat—mayoritas negara asal pemain asing IBL—itu jadi negara nomor satu terdampak virus Corona," ujar Erick.
"Apakah nanti bulan Juli para pemain asing ini boleh datang ke Indonesia? Apakah masyarakat kita memperbolehkan? Lagi pula apakah pemain asing itu sendiri mau datang?"
Baca Juga: Kisah Tragis Legenda Tinju Dunia, Tewas Sehari Sebelum Ultah ke-46
"Kita tahu di Amerika Serikat itu, orang-orang yang tanpa pekerjaan akan dapat gaji sementara. Kalau mereka datang ke sini, artinya dihitung kerja," tambahnya.
Dari berbagai penjabaran tersebut, Erick berharap IBL 2020 dihentikan total dengan NSH Jakarta, tim peringkat kedua diklasemen reguler—Timnas Indonesia yang berada diperingkat pertama tak dihitung—dinobatkan sebagai juara.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya ingin ini berhenti saja. Tapi harus diumumkan bahwa NSH Jakarta juaranya agar kompetisi IBL 2020 tetap dianggap ada," tandas bos Louvre Surabaya, Erick Herlangga.
Berita Terkait
-
Kompetisi Berhenti Sementara, Louvre Siapkan 2 Opsi Penyesuaian Gaji
-
Kalahkan Deandre Ayton, Devin Booker Juara Virtual NBA
-
Kabar Baik! NBA Beri Sinyal Kembali Mulai Kompetisi pada Mei
-
Kompetisi Ditunda, Daniel Wenas Harap Tak Ada Pemotongan Gaji
-
Wabah Corona di Indonesia Kian Luas, IBL Terancam Berhenti Total
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam