Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie mengaku tidak nyaman saat harus menjalani tes swab untuk pertama kalinya di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (4/9/2020).
“Rasanya tidak nyaman waktu di-swab hidung kiri dan kanan, seperti ada yang langsung naik ke kepala. Swab di tenggorokan juga tidak nyaman,” kata Jonatan dikutip Antara dari laman resmi PBSI.
Meski demikian, pria yang sehari-hari akrab disapa Jojo itu mengaku masih bisa menahan rasa tidak nyaman tersebut demi kesehatan bersama di lingkungan pelatnas Cipayung.
“Antara swab di hidung dan di tenggorokan, yang di hidung memang lebih terasa tidak nyaman. Tapi tidak apa-apa, demi kesehatan dan keselamatan kita semua, rasa tidak nyaman itu bisa ditahan,” ujar Jojo.
Sementara itu, atlet berusia 22 tahun itu menilai tes swab tersebut sangat penting dilakukan untuk memastikan apakah atlet terkena infeksi COVID-19 atau tidak.
Dia pun berharap hasil tesnya negatif, begitu juga atlet-atlet lainnya di pelatnas PBSI. Lebih lanjut, dia juga menginginkan agar tes swab dapat dilakukan secara berkala agar kondisi atlet bisa terus dipantau.
“Tes swab ini bagus, jadi bisa diketahui seperti apa kondisi atlet, dan sebaiknya ini digelar secara rutin. Dari tes swab hari ini, saya berharap semua atlet hasilnya negatif. Kalau ada yang positif, semoga bisa segera diambil tindakan medis, sekaligus untuk menahan penyebarannya,” ungkap Jojo.
PP PBSI menggelar tes swab di kalangan atlet-atlet pelatnas Cipayung pada Jumat (4/9).
Sebelumnya, PBSI sudah mengadakan rapid test secara berkala di lingkungan Pelatnas Cipayung sebanyak empat kali pada tahun ini, terhitung dari Maret hingga Juli.
Baca Juga: Ingin Pastikan Bebas COVID-19, PBSI Gelar Tes Swab Seluruh Atlet Pelatnas
Berita Terkait
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Tak Hanya Seru, Ajang Lari Ini Beri Proteksi Ekstra untuk Peserta
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara