Suara.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku geregetan melihat performa para rivalnya yang seakan-akan tak ingin menang di sepanjang MotoGP 2020.
Marquez saat ini masih menjalani pemulihan cedera patah lengan kanan yang dia dapatkan saat mengaspal di seri perdana MotoGP 2020 yakni Grand Prix (GP) Spanyol, 19 Juli lalu.
Kondisi itu membuat rider asal Spanyol ini tak bisa ikut membalap. Dia sudah absen di delapan seri balapan yang telah berlangsung.
Selama masa pemulihan, juara MotoGP 2019 ini praktis hanya bisa menyaksikan para rivalnya memperebutkan podium kemenangan lewat layar kaca.
Namun, bukannya terhibur layaknya penonton pada umumnya, Marc Marquez justru mengaku amat kesal dan geregetan. Performa para rivalnya yang angin-anginan membuat dia ingin segera kembali ke lintasan.
MotoGP 2020 berlangsung sangat ketat tanpa Marc Marquez. Hal itu terlihat dari banyaknya wajah berbeda yang mampu menghiasi podium di setiap seri balapan.
Merujuk klasemen sementara pun, ketatnya persaingan meraih gelar juara MotoGP 2020 sudah terlihat. Saat ini, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) masih memimpin klasemen dengan raihan 108 poin, diikuti Joan Mir (Suzuki Ecstar) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang berturut-turut mengumpulkan 100 dan 90 poin.
"Menonton balapan dari rumah menciptakan beberapa kecemasan, kemarahan, tapi itulah yang harus Anda lakukan,” kata Marc Marquez dikutip dari Crash, Senin (5/9/2020).
"Melihat bahwa rival tidak mencetak banyak poin membuat Anda ingin kembali," tambahnya.
Baca Juga: Bukan Valentino Rossi, Quartararo Akui Pembalap Ini Terhebat di MotoGP
Menyoal kondisi fisiknya, Marc Marquez mengindikasikan tak akan kembali dalam waktu cepat. Belajar dari pengalaman, dia ingin pulih sepenuhnya sebelum menunggang motornya.
"Mentalitas saya selalu sama: Cobalah untuk mencapai batas, paksakan lengan, tapi selalu mematuhi apa kata dokter," kata Marc Marquez.
"Dan ketika saya kembali menunggangi motor, pendekatan saya akan sama: menyerang!" tandasnya.
Berita Terkait
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia