Suara.com - Dunia olahraga Indonesia dirundung kabar duka. Legenda atletik dari nomor lari jarak jauh, Eduardus Nabunome, meninggal dunia pada Senin (12/10/2020) malam pukul 21.20 WIB.
Eduardus menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Dia meninggal karena penyakit jantung.
"RIP, telah meninggal dunia pemegang rekornas marathon, Eduardus Nabunome tadi malam 12 Oktober 2020 pukul 21.20 di Rumah Sakit Medistra Jakarta karena penyakit jantung yang dideritanya," demikian PB PASI mengumumkan lewat akun Instagram @indonesia_atheltics, Selasa (13/10/2020).
Semasa masih menjadi atlet, Eduardus adalah salah satu pelari andalan Indonesia. Dia tercatat merupakan peraih enam medali emas dan lima perak SEA Games.
PB PASI lewat Instagram mengungkapkan, tiga medali emas SEA Games diraih Eduardus pada nomor 5000 m, 10.000 m, serta marathon pada 1987, 1989 dan 1991.
Torehan prestasi tersebut sekaligus membuat pria asal NTT itu sukses mematahkan dominasi pelari asal Malaysia, Subramaniam di nomor lari 10.000 m.
Mendiang Eduardus juga tercatat pernah menghentikan dominasi atlet andalan Filipina, Hector Bagio di nomor lari marathon SEA Games.
"Saat ini, bang Edo sapaan akrab beliau, tercatat sebagai pelatih Pelatda lapis 2 di PASI DKI Jakarta per September 2020, dan sebelumnya pelatih Atletik POPB DKI Jakarta," tulis PB PASI.
"Selamat jalan legenda. Jejakmu tak akan pernah terlupakan."
Baca Juga: Top 5 Sport: Kalahkan Miami Heat di Game Keenam, LA Lakers Juara NBA 2020
Berita Terkait
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang
-
NTB dan NTT Diminta Belajar dari PON 2024: Bangun Fasilitas dari Sekarang
-
Dukungan Penuh untuk Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Global
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026