Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Denmark, Jan O Jorgensen telah sampai di penghujung karir. Dia berencana pensiun selepas mengikuti Denmark Open 2020.
Jorgensen adalah salah satu bakat terbaik yang pernah dimiliki Denmark. Atlet 32 tahun itu sempat menduduki ranking dua dunia pada 2015 silam.
Setelah berkecimpung di dunia tepok bulu selama belasan tahun, peraih medali emas Kejuaraan Eropa 2014 itu merasa sudah saatnya mengakhiri petualangan.
Jan O bakal memainkan pentas terakhirnya di rumah sendiri dalam perhelatan Denmark Open 2020.
Ironisnya, peraih gelar juara Indonesia Open 2014 itu harus menandai momen gantung raketnya dalam keadaan sunyi.
Ya, Odense Sports Park, Odense V yang menjadi venue pertandingan, secara teknis memang tak diisi penonton. Pandemi Covid-19 jadi alasannya.
“Banyak sekali kenangan saya di Denmark Open. Saya pertama kali ikut turnamen ini pada 2005," kata Jan O Jorgensen dikutip laman resmi BWF, Jumat (16/10/2020).
"Kemudian, lewat turnamen ini pula saya meraih gelar juara utama untuk pertama kalinya. Denmark merupakan tempat yang bersejarah dan saya ingin menutup karier saya di sini."
Di Denmark Open 2020, Jan O berhasil melaju ke babak perempat final. Dia akan menghadapi kompatriot sekaligus juniornya sendiri, Anders Antonsen, Jumat (16/10/2020).
Baca Juga: Bintang Bulutangkis Denmark Ini Rindu Bertanding dengan Wakil Indonesia
Jan O mengakui kondisi fisiknya sudah menurun seiring bertambahnya usia. Hal itu dia rasakan saat memainkan laga babak pertama Denmark Open 2020 menghadapi Felix Burestedt (Swedia).
“Pada pertandingan babak pertama itu, saya merasakan banyak luapan emosi, bahkan kadang saya sulit bernafas dan kaki saya terasa lemah," beber Jan O.
"Tapi saya tetap berbahagia karena tidak tahu kapan saya akan mempunyai perasaan seperti itu lagi."
"Keputusan saya sudah bulat. Denmark Open 2020 akan menjadi turnamen internasional terakhir yang saya ikuti. Saya senang berada di sini,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
-
Kaleidoskop Prestasi Bulutangkis Indonesia: 21 Gelar di BWF World Tour 2025
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
XD Jepang Midorikawa/Saito Resmi Berpisah, Ada Kekecewaan yang Terungkap
-
Kento Momota di King Cup 2025, Obati Kerinduan Fans di Laga Kelas Dunia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP