Suara.com - Perhatian Maverick Vinales di MotoGP Valencia akhir pekan ini bukan lagi soal perebutan gelar namun bagaimana dia dan Yamaha bisa memperbaiki diri untuk tahun depan.
Pebalap Spanyol itu kini berada di peringkat empat klasemen dengan selisih 41 poin dari pebalap tim Suzuki Joan Mir dengan dua balapan tersisa.
Namun, setelah mendapati hasil mengecewakan di GP Eropa, yang juga digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Vinales tahu di mana ia dan Yamaha harus berbenah.
"Saya rasa hal paling penting adalah saya memiliki jawaban yang jelas di mana kami harus lebih baik, itu hal terjelas di akhir pekan," kata Vinales di sesi jumpa pers GP Valencia, Spanyol, Kamis waktu setempat.
"Di trek basah kalian bisa melihat banyak hal dengan motor ini, jadi sangat penting untuk konsentrasi ketika balapan, di mana kami harus perbaiki diri dan membalap dengan gaya sendiri.
"Saya mampu memahami semuanya secara jelas. Kami memiliki arah sekarang," kata Vinales seperti dikutip Antara dari laman resmi MotoGP.
Meski secara matematis Top Gun masih memiliki peluang untuk meraih titel, namun atensinya kini melampaui 2020 dan menuju 2021.
"Tentunya, kejuaraan sekarang telah dimenangi. Joan butuh hanya sedikit poin dan tentunya dia akan melakukannya," ujarnya.
"Sekarang, pola pikir kami adalah memperbaiki diri untuk tahun depan, karena kami tidak bisa terus dengan ketidakteraturan motor ini.
Baca Juga: Bukan Dovizioso, Inikah Calon Test Rider Terbaru Yamaha?
"Satu akhir pekan dengan daya cengkeram kami menang, di akhir pekan lainnya kami sangat kewalahan, jadi penting untuk kami untuk membenahi itu."
"Kami memiliki dua balapan lagi di dua trek yang berbeda, jadi saya rasa itu kesempatan baik untuk membuat perbaikan," kata Vinales.
Sedangkan berkat kemenangan perdananya di kelas premier GP Eropa, Mir semakin memperlebar jaraknya di pucuk klasemen menjadi 37 poin dari rival terdekatnya, Fabio Quartararo.
Dengan match point menuju GP Valencia akhir pekan ini, jika Mir finis di podium pada Minggu nanti, pebalap yang menjalani tahun keduanya di MotoGP itu, langsung otomatis mengunci gelar juara dunia, tak peduli di posisi mana rival-rivalnya finis.
Atau skenario termudahnya, Mir hanya perlu menjaga keunggulan minimal 26 poin dari rival terdekatnya setelah GP Valencia usai.
Rekan satu tim Mir, Alex Rins memiliki raihan poin yang sama dengan Quartararo, dan juga berambisi mengejar titel pertamanya bersama Suzuki.
Berita Terkait
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Update Harga Terbaru Honda Stylo 160 vs Yamaha Grand Filano April 2026, Cek Selengkapnya
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo