Suara.com - Franco Morbidelli mengincar kemenangan ketiganya musim ini setelah mengamankan pole position Grand Prix Valencia pada Sabtu (14/11/2020).
Pebalap tim Petronas Yamaha itu menempati peringkat lima klasemen, terpaut 45 poin dari pemuncak Joan Mir dari tim Suzuki Ecstar, yang memiliki peluang mengunci titel di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada Minggu (15/11/2020).
Mir hanya perlu menjaga margin 26 poin dari rival-rivalnya setelah GP Valencia usai sebelum seri pemungkas di Portugal jika ingin dinobatkan sebagai juara dunia.
Morbidelli akan tampil tanpa beban dalam balapan penultima itu, meski secara matematis ia masih berpeluang dalam perebutan gelar juara dunia.
"Akhir pekan yang bagus sejauh ini. Kami langsung dapat memperbaiki ritme kami dibandingkan dengan akhir pekan lalu," kata pebalap Italia itu seperti dilansir laman resmi MotoGP.
"Kualifikasi yang cukup aneh dengan kondisi yang tidak mudah. Dan mengambil resiko untuk membuat catatan waktu itu bagus dan saya mampu melakukannya karena saya merasa baik dengan motor ini," sambungnya seperti dimuat Antara.
"Sekarang penting untuk start yang baik untuk besok dan menjalani balapan yang bagus di manapun posisi kami berada dan mencoba mengumpulkan poin."
Jebolan akademi VR46 milik Valentino Rossi itu terbukti mampu mengonversi start baris terdepan menjadi kemenangan seperti yang dia lakukan di Grand Prix San Marino dan Grand Prix Teruel, di mana ia mengawali kedua balapan itu dari P2.
"Menang itu selalu terasa bagus dan saya ingin menang besok. Ada beberapa hal yang tentunya menghalangi tujuan saya, tapi saya akan mengatasinya," Ujar Morbidelli.
Baca Juga: Tercepat di Sesi Kualifikasi, Morbidelli Start Terdepan di GP Valencia
Pemilihan ban akan sangat krusial di Valencia mengingat Yamaha akhir pekan lalu kewalahan menaklukkan sirkuit di Spanyol tersebut.
"Kami sedikit ragu soal pemilihan ban karena ban belakang medium sepertinya lebih baik dari hard dan ban depan, jika kemungkinan suhunya sedikit lebih tinggi, kami akan memilih hard karena dia bertahan lebih banyak putaran. Itu kurang lebihnya dalam pemilihan ban."
Sementara rekan satu timnya, Fabio Quartararo kembali gagal menemukan performa motornya dan bakal start dari P11, satu posisi di depan Mir.
Quartararo, yang memiliki poin sama dengan Alex Rins dari tim Suzuki, berjarak 37 poin dari Mir di klasemen sementara pebalap.
Berita Terkait
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati