Suara.com - Istana Kremlin mengatakan amat menyesalkan putusan larangan tampil dua tahun yang dijatuhkan kepada Rusia, tetapi pada saat bersamaan sanksi itu dinilai patut disyukuri karena atletnya masih bisa tampil di berbagai ajang olahraga internasional meskipun sebagai atlet netral.
Atleta-atlet Rusia dilarang bertanding menggunakan nama dan bendera negaranya pada event-event olahraga dunia, termasuk Olimpiade setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Kamis (17/12/2020) menjatuhkan sanksi larangan dua tahun atas kasus doping.
“Tentu kami menyesali (keputusan) tersebut. Namun pada saat yang sama, yang terpenting para atlet tetap berhak mengikuti kompetisi sebagai atlet netral,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (18/12/2020).
Meski hukuman tersebut dikurangi dua tahun dari seharusnya, Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menilai tindakan tersebut merupakan “serangkaian konsekuensi terberat yang pernah diberlakukan kepada suatu negara atas pelanggaran doping.”
Pandangan positif juga disampaikan pejabat Rusia yang meskipun kecewa tetapi fokus kepada fakta bahwa putusan itu tak terlalu buruk sebab para atlet masih tetap diizinkan ambil bagian dalam ajang olahraga bergengsi dunia.
“Hasil ini adalah kemenangan bagi Rusia,” kata direktur badan anti-doping Rusia, RUSADA, Yury Ganus.
“CAS tidak membatasi hal atlet yang bersih untuk berkompetisi di Olimpiade dan Paralimpiade serta kejuaraan dunia lainnya.”
Hukuman kepada Rusia itu mulai berlaku 17 Desember dan berakhir 16 Desember 2022.
Dengan begitu, para atlet Rusia tak berhak bertanding menggunakan nama dan bendera negaranya pada ajang olahraga dua tahun ke depan, termasuk Olimpiade Tokyo 2021, Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan Piala Dunia Sepak Bola 2022 di Qatar.
Baca Juga: Skandal Doping, Rusia Dilarang Tampil di Ajang Olahraga Selama 2 Tahun
Berita Terkait
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan