Suara.com - PP PBSI mulai meningkatkan intensitas latihan tim bulutangkis Indonesia menjelang keberangkatan mereka menuju dua turnamen tur Eropa pada Maret mendatang.
Kepala Sub Bidang Pengembangan Sport Science PP PBSI, Iwan Hermawan mengatakan bahwa penambahan volume latihan dinilai sangat diperlukan demi meningkatkan daya tahan para atlet pada setiap pertandingan.
Faktor daya tahan menjadi salah satu catatan yang perlu diperbaiki berdasarkan rapat evaluasi atas hasil yang didapat pada Leg Asia di Thailand, Januari lalu.
"Saya sudah rapat dengan semua, hal non-teknis ini harus kita antisipasi dan saya menyarankan kita coba simulasi di lingkungan pelatnas dengan situasi yang sama seperti di dalam pertandingan yang akan kita hadapi," kata Iwan seperti dimuat Antara, Selasa.
"Saya juga akan berkoordinasi dengan pelatih untuk menambah volume latihan demi mempertahankan daya tahan yang baik untuk atlet kita," lanjutnya.
Iwan menambahkan analisis performa juga diterapkan pada setiap pertandingan. Analisis tersebut dapat membantu tim pelatih untuk mengetahui kekurangan apa saja yang perlu dibenahi sehingga nantinya dapat menjadi sasaran dan fokus perbaikan saat latihan.
Tak hanya kekurangan teknik, masalah fisik dan gizi juga menjadi perhatian khusus PBSI untuk ditingkatkan.
"Saya akui beberapa atlet kondisi fisiknya memang masih kedodoran, jadi secara khusus saya sudah berbicara dengan para pelatih fisik, di minggu ini kami akan melihat dulu apa saja yang kurang lalu minggu depan mencoba memenuhi kebutuhan program agar sesuai standarnya, termasuk pemenuhan gizi dan suplemen dari tim medis," tutur Iwan.
"Untuk beberapa pemain yang overweight juga kami fokuskan kondisi fisiknya agar kembali ideal karena kalau sudah overweight, kerja ototnya dan kerja untuk menggerakkan tubuhnya butuh tenaga ekstra di samping geraknya menjadi lambat. Pada akhirnya ini mempengaruhi daya tahan yang menjadi pondasi dari semua," pungkasnya.
Baca Juga: Kartu Merah Dibatalkan, Bintang West Ham Siap Main Lawan Manchester United
Setelah melakoni dua turnamen Leg Asia di Thailand, tim bulutangkis Indonesia selanjutnya akan tampil pada turnamen bulu tangkis tur Eropa Super 300 yang sekaligus merupakan kualifikasi Olimpiade Tokyo. Diawali dengan Swiss Open yang digelar pada 2-7 Maret, lalu diikuti German Open pada 9-14 Maret.
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya