Suara.com - Louvre Dewa United (Surabaya) terus memperbesar asa ke babak play-off Liga Bola Basket Indonesia alias IBL 2021 selepas menundukkan Satya Wacana (Salatiga) dengan skor 68-59 dalam lanjutan Seri III di gelembung Robinson Resort, Bogor, Rabu.
Dengan kemenangan itu, Louvre untuk sementara memimpin klasemen Divisi Merah dengan koleksi 20 poin, sedangkan Satya Wacana (16) tertahan di urutan kelima.
Kevin Moses Poetiray jadi penampil terbaik dalam kemenangan Louvre lewat 19 poin, enam rebound dan tujuh assist yang dibukukannya, diikuti 16 poin dan sembilan rebound Dio Tirta Saputra serta 10 poin Wendha Wijaya.
Sementara di kubu Satya Wacana, Antoni Erga terus melanjutkan performa positif di musim sophomore-nya dengan raihan 19 poin, diiringi 14 poin dan delapan rebound milik Henry Lakay serta catatan dwiganda 10 poin dan 10 rebound yang diraih Bryan Elang Praditya.
Louvre mengawali pertandingan dengan baik kendati laga berlangsung relatif kering, tetapi mereka sempat memimpin 11-6 lewat layup Wendha pada sisa waktu tiga menit 38 detik kuarter pertama.
Keunggulan itu sempat raib ketika Febrianus Khiandio melesakkan tembakan tripoin demi membawa Satya Wacana mengimbangkan kedudukan 13-13 pada sisa waktu 44 detik, tetapi dua lemparan bebas Kevin memastikan Louvre tetap menutup kuarter pertama dalam keunggulan 15-13.
Keunggulan itu diperlebar jadi 20-13 saat Nikholas Mahesa membukukan tripoin di awal kuarter kedua dan dua lemparan bebas Wendha membuat Louvre kian menjauh 30-21 pada sisa waktu tiga menit 17 detik kuarter kedua.
Paruh pertama pertandingan ditutup keberhasilan Kevin mencatatkan three-point play demi membawa Louvre unggul 33-26 menyongsong kuarter ketiga.
Satya Wacana tampak bangkit di kuarter ketiga dan memangkas jarak ketertinggalan jadi 36-37 pada sisa waktu lima menit 42 detik lewat hookshot Bryan, bahkan menyamakan kedudukan 39-39 saat Alexander Franklyn memanfaatkan hadiah lemparan bebas akibat pelanggaran teknis Louvre.
Baca Juga: Imbang 2-2 dengan Borneo FC, PSM Segel Tiket 8 Besar Piala Menpora
Tim besutan Efri Meldi itu sempat berbalik memimpin 42-40 pada sisa waktu dua menit lima detik lewat tripoin Henry Lakay, tetapi layup dari Jamarr Andre Johnson dan Luthfianes Gunawan memastikan Louvre tetap unggul saat menutup kuarter ketiga dalam kedudukan 44-42.
Penampilan Louvre membaik di kuarter pemungkas dan layup Wendha membawa mereka menjauh 56-48 pada sisa waktu lima menit 16 detik.
Perlawanan sengit diperlihatkan Satya Wacana yang memangkas ketertinggalan itu menjadi hanya bersisa satu poin dalam skor 59-60 saat Franklyn melesakkan tripoin pada sisa waktu semenit 15 detik.
Sayangnya, momentum kebangkitan Satya Wacana mampu diredam oleh Louvre yang memborong delapan poin tanpa balas di sisa waktu yang ada demi mengunci kemenangan 68-59.
Kedua tim baru akan melantai lagi saat Seri IV dimulai pada Senin (5/4) saat Satya Wacana menghadapi Pelita Jaya Bakrie Jakarta dan Louvre bertemu Bali United.
[Antara]
Berita Terkait
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP