Sport / raket
Arief Apriadi
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. [Dok. PBSI]

Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung berharap bisa bersaing dengan para tunggal putri elite dunia saat turun berlaga di ajang Malaysia Open 2021.

Turnamen BWF World Tour level Super 750 itu akan menandai debut Gergoria setelah pulih dari cedera paha kanan yang memaksanya absen di All England 2021.

"Di Malaysia juga kan lawan-lawan di atas saya turun, jadi semoga bisa saling kejar-kejaran poin. Harapannya semoga bisa qualified dulu," kata Gregoria Mariska dalam rilis, Sabtu (24/4/2021).

Menurut tunggal putri peringkat 22 dunia itu, Malaysia Open 2021 tidak dipandangnya sebagai turnamen yang berbeda dengan rangkaian tur BWF lainnya.

Baca Juga: Ganda Putra Selesai Tes Fisik, Herry IP: Semua Masuk Standar Minimum

Namun dia menyadari bahwa ajang yang akan berlangsung di Kuala Lumpur pada 25-30 Mei itu sangat penting karena jadi wadah pengumpulan poin Olimpiade.

"Saya melihat Malaysia Terbuka seperti turnamen biasa saja, tetapi ini juga sebagai ajang pemanasan menuju Olimpiade," beber Gregoria.

Tunggal putri kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah itu mengaku ingin menjadikan Malaysia Open 2021 sebagai ajang menebus kegagalan saat turun di dua turnamen Asia di Thailand pada Januari lalu.

Di Yonex Thailand Open dan Toyota Thailand Open, Gregoria tampil buruk dengan masing-masing hanya mampu mencapai babak 32 besar dan babak 16 besar.

Gregoria dibungkam wakil Korea Selatan Sung Ji Hyun di Yonex Thailand Open, dan dihajar tunggal putri peringkat satu dunia, Tai Tzu Ying (China Taipei) di Toyota Thailand Open.

Baca Juga: Top 5 Sport: Akun Twitter Maverick Vinales Mendadak Lenyap, Ada Apa?

"Saya ingin tampil lebih baik dari dua turnamen sebelumnya di Thailand. Mudah-mudahan bisa lebih bagus karena poinnya juga besar kan jadi bisa memperbaiki peringkat," beber Gregoria.

Komentar