Suara.com - Juara bertahan Novak Djokovic mengatasi ketakutan tersingkir lebih dini setelah mengalahkan petenis muda Inggris, Jack Draper 4-6, 6-1, 6-2, 6-2, dan meneruskan langkahnya mengincar titel keenamnya di Wimbledon yang tahun lalu batal digelar karena pandemi COVID-19.
Pertandingan pertama di Centre Court, Senin (28/6/2021) malam WIB, sejak kemenangan Djokovic atas Roger Federer dalam final 2019 atau 716 hari yang lalu, itu merupakan duel klasik antara David melawan Goliath..
Tak ada kisah bak dongeng bagi petenis berusia 19 tahun yang debut di Wimbledon itu, namun pertandingan hari ini menjadi cara sempurna menghidupkan kembali Centre Court setelah dipaksa sunyi karena pandemi virus Corona.
Hanya 7.500 penonton yang diizinkan hadir di Centre Court sejalan dengan 50 persen kapasitas, namun mereka bersorak kencang ketika Draper memenangi poin pertamanya.
Djokovic tak pernah mengalami kekalahan dalam laga Grand Slam melawan pemain berperingkat serendah 253 seperti Draper, namun terlihat terkejut ketika dia kewalahan menemukan pijakannya di lapangan rumput itu ketika set pembuka.
Debutan Draper melakukan break pada gim ketiga dan menyelamatkan semua break point yang dia hadapi demi mengambil set pertama saat sang lawan dari Serbia menjalani turnamen mayor ke-65-nya.
Harapan Draper memberi kekalahan kepada Djokovic pada babak pertama Grand Slam seperti pada 2006 mulai pudar ketika dia gagal memukul bola untuk serve dalam set kedua, Djokovic pun berteriak lega.
[Antara]
Sejak itu, Djokovic tampil rapi dan cepat menyelesaikan pertandingan kompetitif tunggal pertamanya di rumput sejak menyelamatkan match poin untuk mengalahkan Federer dua tahun lalu.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Tanpa Kesulitan Lalui Babak Pertama Wimbledon
"Terasa luar biasa melihat semua orang dan kembali ke lapangan tenis paling sakral di dunia ini," kata Djokovic, yang sedang dalam jalur menyamai rekor 20 gelar Grand Slam setelah memenangi Australian dan French Open tahun ini.
"Sangat sedih tahun lalu Wimbledon dibatalkan tapi sangat menyenangkan olahraga ini kembali," sambung petenis Serbia itu mengutip Reuters.
Tak lupa, Djokovic juga memberi pujian kepada Draper yang berjanji akan menyulitkan lawannya dan menepati janjinya lewat penampilan gemilang di set pertama.
"Dia layak mendapat pujian," kata Djokovic.
"Dia berjalan di Centre Court untuk pertama kalinya dan berperilaku sangat baik serta percaya diri," tukasnya.
[Antara]
Berita Terkait
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko