Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menegaskan kembali bahwa target mereka di Olimpiade Tokyo 2020 adalah merebut medali emas.
Hal itu diungkapkan Kevin/Marcus setelah memastikan diri lolos ke babak perempat final, menyusul kemenangan atas wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam matchday kedua Grup A.
Marcus Fernaldi Gideon mengatakan bahwa dirinya dan Kevin datang ke Tokyo untuk melestarikan tradisi emas Olimpiade yang lima tahun lalu berhasil dimenangkan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
“Kami ingin meraih emas, tapi pertandingan itu masih jauh," kata Marcus Fernaldi Gideon dilansir dari laman resmi BWF, Senin (26/7/2021).
"Kami tidak ingin menambah tekanan pada diri kami sendiri. Kami hanya ingin menikmati setiap pertandingan selangkah demi selangkah."
Menurut Marcus, jalan menuju podium kemenangan Olimpiade Tokyo 2020 masih jauh. Meski berstatus unggulan pertama, dia mewaspadai seluruh lawan.
Salah satu rival yang sangat The Minions --julukan Kevin/Marcus-- adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang merupakan kompatriotnya sendiri yang menyandang status unggulan kedua.
Hendra/Ahsan, yang kalah head-to-head dari Kevin/Marcus yakni 2 kemenangan berbanding 11 kekalahan, kerap kali menunjukan magisnya di turnamen-turnamen besar.
Pada 2019, mereka memborong gelar bergengsi macam All England, Kejuaraan Dunia, dan BWF World Tour Finals. Sementara Kevin/Marcus justru kesulitan untuk meraih gelar dari dua turnamen yang disebutkan terakhir.
Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Dikalahkan Peselancar Jepang, Rio Waida Terdepak di Babak 16 Besar
"Rekan satu tim kami (Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan) sangat bagus tapi semua pasangan bagus di sini," jelas Marcus.
Di matchday ketiga Grup A, Kevin/Marcus akan menghadapi wakil China Taipei, Lee Yang/Wang Chi-lin. Kemenangan akan memastikan mereka lolos ke perempat final sebagai juara grup.
Tag
Berita Terkait
-
Juara Renang Olimpiade Tokyo 2020 Adam Peaty Jadi Duta Mobil Listrik
-
Berusia 13 Tahun, Momiji Nishiya Sukses Rebut Medali Emas Olimpiade Tokyo
-
Olimpiade Tokyo 2020 Trending, Ini 5 Rekomendasi Film Olahraga Indonesia
-
Heboh, Atlet Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo Ditawari Pertunjukan Seks Gratis
-
Dikecam Netizen Korea, MBC Minta Maaf Kepada Warga Asing: Ada Apa?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026