Sport / balap
Cesar Uji Tawakal
Pebalap tim Pramac Racing Johann Zarco (kanan), pebalap Aprilia Aleix Espargaro, dan pebalap tim Suzuki Ecstar Alex Rins menjalani sesi latihan bebas pertama Grand Prix Prancis, Sirkuit Bugatti, Le Mans. (14/5/2021) (ANTARA/AFP/Jean-Francois Monier)

Suara.com - Masih berburu kemenangan perdana di MotoGP, Pramac Ducati kini telah berkembang pesat jika dibandingkan dengan saat baru berkolaborasi dengan pabrikan Italia ini di tahun 2005.

Torehan apik ini dicetak oleh Johann Zarco yang pada pertengahan musim ini mampu duduk di urutan dua klasemen, menjadi pembalap Ducati dengan posisi terdepan di kejuaraan.

Dilansir dari Crash, sang manajer, Francesco Guidotti mengaku puas bisa menggunakan jasa pembalap Prancis ini.

"Empat podium dan selalu di barisan terdepan, menurut saya dia pantas, dia sangat fokus," kata Guidotti.

Baca Juga: Top 5 Sport: Kalah dari Wakil Malaysia, Momen Kevin Sanjaya Banting Raket Viral

"Saya senang, dalam usia ini, dia punya keunggulan berupa kematangan jika dibandingkan dengan pembalap muda lain," imbuhnya.

Johann Zarco (Instagram)

Zarco saat ini merupakan pembalap Ducati tertua dengan usia 31 tahun. Usia ini tentu terpaut jauh dengan rekan setimnya, Jorge Martin yang masih berusia 23 tahun.

"Satu-satunya hal buruk di musim ini adalah cedera yang membuat Jorge Martin kesulitan di Portimao. Ini membuatnya sedikit lebih sulit untuk tumbuh di musim debutnya," lanjutnya.

"Namun setelah kembali, dia menunjukkan potensinya lagi, kami pede dia akan berkembang di paruh kedua musim ini," pungkasnya.

Baca Juga: Uccio Salucci: Valentino Rossi Tak Ingin Pensiun seperti Sekarang

Komentar