Sport / arena
Rully Fauzi
Tim voli putri Amerika Serikat sukses menyabet medali emas di Olimpiade Tokyo, Minggu (8/8/2021). [JUNG Yeon-je / AFP]

Suara.com - Raihan tiga keping medali emas tambahan dalam rangkaian pertandingan hari terakhir, Minggu (8/8/2021) membuat Kontingen Amerika Serikat (AS) menjadi juara umum Olimpiade Tokyo.

Para atlet negeri Paman Sam berakhir dengan raihan 39 medali emas, 41 perak dan 33 perunggu di Olimpiade 2020 Tokyo, sedangkan China ada di posisi kedua klasemen perolehan medali dengan 38 emas, 32 perak dan 18 perunggu.

AS melanjutkan dominasi mereka yang selalu menjadi juara umum Olimpiade dalam enam dari tujuh edisi terakhir sejak Atlanta 1992, kecuali saat China menjadi raja di tanah sendiri dalam Beijing 2008.

Rangkaian Olimpiade Tokyo masih menyisakan dua partai final, yakni untuk handball putri dan polo air putri, tetapi baik AS maupun China tak terlibat di dalamnya sehingga hasil kedua laga itu tidak akan mengubah perebutan posisi juara umum.

Baca Juga: Jepang Akhiri Olimpiade Tokyo dengan Pecahkan Rekor Perolehan Medali

AS memasuki rangkaian pertandingan hari terakhir, yang memperebutkan 13 keping medali emas di delapan cabang olahraga, dengan berada di posisi kedua klasemen perolehan medali, hanya tertinggal dua emas dari China yang menduduki puncak. 

Tim basket putri menjadi penyumbang medali emas pertama AS di hari terakhir usai menundukkan tuan rumah Jepang dengan skor 90-75 di Saitama Super Arena.

Lantas pebalap sepeda Jennifer Valente juga menyumbangkan medali emas setelah memenangi nomor balap sepeda trek omnium putri di Izu Velodrome, sementara wakil tuan rumah Yumi Kajihara memperoleh perak dan perunggu didapatkan pebalap sepeda Belanda Kirsten Wild. 

Emas terakhir AS di hari penutup disumbangkan oleh tim bola voli putri mereka yang secara gemilang melumat Brasil dengan skor 3-0 di Ariake Arena.

Sementara AS panen tiga medali emas tambahan disertai dua perak, China sepanjang hari ini hanya memperoleh satu medali perak melalui petinju Li Qian, yang kalah melawan wakil Britania Raya Lauren Prince dalam final kelas menengah (69-75kg) putri.

Baca Juga: Mengenal Quinn, Pesepak Bola Transgender Pertama yang Sabet Emas Olimpiade

Komentar