Sport / balap
Arief Apriadi
Pebalap Ducati asal Italia Francesco Bagnaia memacu motornya saat sesi FP2v MotoGP Austria di Red Bull Ring Spielberg, Austria pada 6 Agustus 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) (AFP/JOE KLAMAR).

Suara.com - Pebalap tim Ducati Francesco Bagnaia menjadi pebalap tercepat di sesi latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Austria 2021, Sabtu (14/8/2021). Namun, catatan waktu Johann Zarco pada hari sebelumnya belum terkalahkan.

Sang pebalap tim Pramac Racing memecahkan rekor Sirkuit Red Bull Ring dengan catatan waktu terbaik 1:22,827 yang ia torehkan pada FP1.

Catatan 1:22,874 yang dibuat Bagnaia di FP3 cukup mendongkrak sang pebalap Italia ke peringkat dua dari catatan waktu gabungan ketiga sesi latihan.

Pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo membuntuti kedua motor Ducati itu di peringkat tiga, demikian laman resmi MotoGP.

Baca Juga: Yamaha Tak akan Turunkan Maverick Vinales di MotoGP Austria, Kenapa?

Juara dunia delapan kali Marc Marquez membuat progres yang cukup baik setelah merangsek sebagai pebalap tercepat keempat, mengalahkan Aleix Espargaro yang konsisten membawa Aprilia ke peringkat lima.

Jack Miller, Joan Mir, Takaaki Nakagami, Brad Binder dan Pol Espargaro memesan tempat di babak kedua kualifikasi (Q2) setelah mengamankan posisi sepuluh besar.

Sedangkan juara balapan GP Styria pekan lalu Jorge Martin terjatuh di akhir sesi latihan dan bakal harus melewati Q1 bersama Alex Rins dan Miguel Oliveira.

Sirkuit Red Bull Ring menjadi tuan rumah dua balapan beruntun pembuka paruh kedua musim ini.

Rookie Jorge Martin mengklaim kemenangan perdana dalam kariernya serta pertama kalinya bagi tim Pramac Racing pada akhir pekan lalu di Grand Prix Styria ketika Joan Mir dan Fabio Quartararo melengkapi podium di balapan tersebut.

Baca Juga: Geregetan setelah Kalah dari Pembalap Debutan, Bagnaia-Miller Usung Misi Balas Dendam

Pekan lalu, Suzuki menjalani debut dengan alat pengatur ketinggian yang mampu membantu Mir meraih hasil terbaiknya musim ini untuk melompati Francesco Bagnaia ke peringkat tiga klasemen.

Komentar