Suara.com - Kejadian aneh dialami Elexis Brown, pegolf muda Inggris berusia 13 tahun yang meninggal hanya beberapa jam setelah kepergok tidur sambil berjalan.
Ben Peter yang merupakan ayah Elexis Brown mengaku tak percaya dengan kepergian sang putri untuk selama-lamanya setelah mengalami kejadian aneh.
Menurut Ben Peter, Elexis Brown meninggal dunia hanya beberapa jam setelah ia menemukan sang putri tidur sambil berjalan.
Tepat pada Sabtu (14/8/2021) malam kejadian itu terjadi, segera Ben dan sang istri, Hayley membawa sang putri ke kamarnya kembali.
Nahas di pagi hari, orang tua tersebut mendapati sang putri sudah tak bernyawa di kamarnya setelah tak merespons ketika dibangunkan.
Ben dan Hayley sempat menghubungi paramedis untuk kemudian membawa sang putri ke rumah sakit, namun upaya medis tak menghasilan yang terbaik.
Pihak rumah sakit dengan berat hati menyatakan jika perempuan berusia 13 tahun itu telah meninggal dunia.
"Dia pergi tidur seperti biasa pada Sabtu malam," ucap Ben Peter kepada siaran langsung Lincolnshire, dilansir dari The Sun.
"Dia bangun sambil berjalan dalam tidur, dan sayangnya pada saat itu kondisinya agak sakit. Kami kemudian menidurkannya kembali dan memastikan dia baik-baik saja.''
Baca Juga: Tottenham Taklukkan Man City di Laga Pembuka Liga Inggris, Begini Komentar Nuno Santo
"Seperti yang Anda lakukan sebagai orang tua. Beberapa jam kemudian kami mendapatinya sudah meninggal dunia." imbuhnya.
Kabar meninggalknya Ekexis sontak mengejutkan komunitas golf Lincolnshire, tempat dimana ia berlatih, Woodhall Spa Golf Centre.
Sang ayah tidak menyangka akan mendapat lusinan ucapan belasungkawa atas kematian sang putri, ia pun terharu dan sangat emosional.
"Saya tidak menyadari betapa populernya putri saya sampai melihat semua pada akun Instagram pribadinya," ujar Ben.
"Dia tak pernah tahu betapa populernya dia karena putri saya orang yang sangat sederhana.
"Jia dia bisa melihat apa yang orang katakan tentangnya dan pencapaiannya, saya pikir dia kaan terkejut." imbuhnya.
Berita Terkait
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions
-
30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata
-
Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar