Suara.com - Setelah ditunda selama setahun akibat pandemi Covid-19, Paralimpiade Tokyo 2020 akan dibuka pada Selasa (24/8/2021) pukul 18.00 WIB di Stadion Olimpiade, Tokyo.
Tokyo akan menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah Paralimpiade Musim Panas dua kali, setelah menggelar edisi 1964, sebagaimana dilansir dari Kyodo News.
Karena melonjaknya kasus Covid-19 di Jepang, Paralimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung tanpa penonton, kecuali beberapa siswa dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas.
Paralimpiade 2020 akan mempertandingkan 539 event dari 22 cabang olahraga yang akan berlangsung di Tokyo dan tiga perfektur terdekat. Taekwondo dan bulutangkis akan memulai debutnya di edisi ini.
Paralimpiade memiliki lebih banyak medali daripada Olimpiade. Setiap olahraga dibagi beberapa nomor spesifik demi menciptakan kesetaraan dalam persaingan antar atlet yang memiliki tingkat kemampuan sama.
Sekitar 4.400 attlet dari seluruh dunia akan bertanding dalam ajang ini, di mana Jepang selaku tuan rumah mengirim 250 wakil yang merupakan jumlah terbesar dalam sejarah Paralimpiade.
Sementara atlet Rusia yang dilarang mengikuti Paralimpiade sejak Rio de Janeiro 2016 karena kasus doping yang disponsori negara, dipersilahkan berpartisipasi dengan membawa bendera netral alias Komite Paralimpiade Risia (RPC).
Tim pengungsi juga ambil bagian dalam multievent atlet difabel terakbar di dunia ini. Akan ada enam atlet yang diturunkan.
Indonesia sendiri meloloskan 23 atlet yang berasal dari tujuh cabang olahraga antara lain atletik, badminton, tenis meja, renang, menembak, balap sepeda, dan powerlifting.
Baca Juga: Ketua Penyelenggara Janji Jauhkan Paralimpiade Tokyo dari Pandemi
Upacara Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 sendiri mengusung konsep besar "We Have Wings". Hal itu diartikan sebagai semangat mengakui keberagaman yang dimiliki semua manusia. Perbedaan yang ada diharapkan bisa menjadi ikatan persatuan bersama.
Opening Ceremony tersebut akan menandai dimulainya Paralimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan bergulir selama dua pekan dari 24 Agustus 2021 hingga 5 September 2021.
Berikut Link Live Streaming Upacara Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020
Tempat: Stadion Olimpiade Tokyo
Tanggal: Selasa, 24 Agustus 2021
Waktu: 18.00 WIB
Link live streaming: klik di sini.
Berita Terkait
-
Jadwal Pertandingan Atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo
-
Paralimpiade Tokyo: Takut COVID-19, Selandia Baru Absen di Upacara Pembukaan
-
Alphonso Davies Sebut Tim Paralimpiade Pengungsi "Paling Berani di Dunia"
-
Paralimpiade Tokyo: David Jacobs Jadi Unggulan Kedua di Para-tenis Meja
-
Paralimpiade Tokyo: Karisma Evi Mulai Jalani Latihan Ringan Setiba di Jepang
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells