Suara.com - Tiga atlet melanjutkan perjuangan Indonesia dalam Paralimpiade Tokyo 2020, Sabtu (28/8/2021), ketika David Jacobs serta Komet Akbar bakal berjuang untuk merebut tempat ke semifinal cabang para-tenis meja Kelas 10 dan Famini menjalani laga final para-atletik lempar cakram F57.
Seperti dikutip dari Antara, Komet Akbar akan berhadapan dengan wakil Prancis Mateo Boheas, sedangkan David bakal berjumpa wakil China Lian Hao di Tokyo Metropolitan Gymnasium pukul 08.20 WIB.
Pertemuan itu akan menjadi yang pertama antara David dan Lian sejak final Asian Para Games 2018 ketika David berhasil merebut medali emas berkat kemenangan dalam dua set dengan skor 3-1.
Dari segi peringkat, posisi kedua atlet tidak terlalu timpang. David menempati ranking kedua, sedangkan Lian berada di urutan ketiga dunia.
Sementara bagi Komet, perjuangannya hari ini akan cukup sulit mengingat jauhnya perbedaan ranking antara dia dan Boheas. Komet ada di posisi ke-21, sedangkan Boheas keempat.
Dari rekor pertemuan, Komet hanya mengantungi satu kemenangan dari total tujuh pertemuan antara kedua atlet.
Sementara itu, atlet para-atletik Famini menghadapi misi sulit untuk membawa pulang medali dari nomor lempar cakram Paralimpiade Tokyo.
Famini bakal membuka perjalanan Indonesia dengan bertanding pada final lempar cakram F57 di Olympic Stadium pukul 7.30 WIB.
Perempuan berusia 41 tahun itu menjadi satu-satunya atlet yang turun di klasifikasi F56 dengan catatan rekor lemparan sejauh 21,35m untuk personal best serta 21,11m untuk season best.
Baca Juga: Grab Indonesia Beri Rp 142 Juta untuk Peraih Medali Perak di Paralimpiade Tokyo
Sementara itu, atlet Aljazair Nassima Saifi menjadi pesaing terberat dan berpeluang merebut medali emas karena saat ini memegang rekor dunia lemparan klasifikasi F57 sejauh 35,76m dan bahkan memiliki catatan personal best 42,05m.
Jadwal Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo, Sabtu, 28 Agustus, dilansir laman resmi kompetisi:
Para-atletik
07.30 WIB - Final lempar cakram F57 - Famini
Para-tenis meja
08.20 WIB - Perempat final Kelas 10 - Komet Akbar v Mateo Boheas (Prancis)
Berita Terkait
-
Keren! Ini Deretan Rekor yang Dipecahkan Atlet Indonesia pada SEA Games 2025
-
SEA Games Thailand 2025: Saat Kenyamanan Jadi Bagian dari Performa Atlet Indonesia
-
Profil 6 Wakil Indonesia di Physical: Asia, Ada Marcus Gideon Hingga Maria Selena!
-
Ukir Sejarah! Veddriq Leonardo Dinobatkan sebagai The World Games Athlete of the Year 2024
-
6 Atlet Indonesia yang Pernah Juarai Singapore Open Edisi 10 Tahun Terakhir
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga