Indonesia juga bakal menurunkan atlet para-renang Indonesia Jendi Pangabean di nomor 100 meter gaya punggung putra S9 di Tokyo Aquatics Centre, Senin, pukul 07:11 WIB.
Jendi Pangabean tampil di heat dua, bersaing dengan enam peserta dari berbagai negara lainnya untuk bisa tembus empat besar agar lolos ke final yang dijadwalkan bergulir pada hari yang sama, pukul 15:14 WIB.
Bagi Jendi, ini merupakan kali kedua tampil di pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas di dunia tersebut. Sebelumnya, dia juga turun di Paralimpiade Rio de Janeiro, Brazil, 2016. Kala itu, langkahnya terhenti di babak penyisihan usai finis di urutan keenam pada lomba heat dua dengan catatan waktu 1 menit 08,28 detik.
Adapun berdasarkan entry time yang terdaftar di laman resmi Paralimpiade Tokyo, catatan waktu terbaik Jendi Pangabean adalah 1 menit 05,91 detik. Angkat tersebut menempatkannya di urutan kelima.
Sementara Andrey Ugo Didier dari Prancis menempati posisi teratas dengan 1 menit 01,08 detik. Kemudian di posisi kedua ada Bogdan Mozgovoi (Komite Paralimpiade Rusia) yang memiliki catatan waktu 1 menit 01,16 detik.
Kemudian disusul Yahor Shichalkanau (Belarus) dengan 1 menit 02,26 detik dan Pereira Garbe (Brazi) yang memiliki catatan waktu terbaik 1 menit 05:31 detik.
Catatan waktu milik Jendi Pangabean berada satu tingkat di atas wakil Irlandia Barry Mc Clements dengan 1 menit 07,07 detik.
Berkaca dari entry time, perjalanan wakil Indonesia diprediksi sulit. Meski begitu,Dinda Ayu Sekartaji selaku pelatih para-renang Merah Putih mengatakan Jendi bakal hadir dengan persiapan matang.
Selama berada di Tokyo, Jendi terus berlatih setiap hari di Tokyo Aquatics Center. Selama hampir dua pekan sebelum perlombaan, Jendi menjalani latihan dengan mengikuti program pelatih yang telah disiapkan pelatih.
Baca Juga: Pulang ke Indonesia, Atlet Paralimpiade akan Diundang Jokowi ke Istana
"Persiapan Jendi sangat baik. Ia terus latihan setiap hari sejak tiba di Tokyo,” kata Dinda dalam siaran resmi NPC Indonesia.
"Dengan adaptasi yang cukup lama dengan cuaca dan kolam renang di Tokyo, semoga Jendi bisa menunjukkan penampilan terbaik,” ujar Dinda berharap.
Debut Elvin di Paralimpiade
Selain para-menembak dan para-renang, Kontingen Indonesia juga memiliki Elvin Elhudia Sesa yang bakal debut di Paralimpiade Tokyo dengan turun pada cabang olahraga para-atletik nomor 400 meter putri T20.
Elvin bakal melakoni babak penyisihan pada heat dua di Olympic Stadium pukul 18:22 WIB. Setidaknya dia harus masuk tiga besar untuk mengamankan tiket final yang bergulir esok harinya pukul 18:38 WIB.
Merujuk pada data personal best setiap peserta di laman Paralimpiade Tokyo 2020, langkah Elvin ke final diprediksi tak mudah. Dia mengantongi catatan waktu terbaik 59,38 detik.
Angka tersebut menempatkan Elvin di urutan kelima dalam entry time yang tercatat di situs resmi. Sementara posisi pertama di tempati wakil Amerika Serikat Breanna Clark dengan 55,99 detik.
Kemudian Carina Paim (Portugal) memiliki catatan waktu 57,29 detik berada di urutan kedua. Situ Noor Iasah Mohamad Ariffin dari Malaysia menempati urutan ketiga dengan catatan waktu 58,55 detik.
Norkelys del ca Gonzalez Henriquez (Venezuela) 59,39 detik di posisi keempat. Kemudian wakil Indonesia berada di atas Benadett Biacsi (Hungaria) dengan personal best 1 menit 03,05 detik.
Jadwal Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020, Senin, 30 Agustus 2021:
Para-menembak
06:30 WIB - Hanik Puji Hastuti - R2 - 10 meter Air Rifle Standing SH1 putri
11:15 WIB - Bolo Triyanto - R4 - 10 meter air rifle standing SH2 campuran
Para-renang
07:11 WIB - Jendi Pangabean - 100 meter gaya punggung putra S9
Para-atletik
18:22 WIB - Elvin Elhudia Sesa - 400 meter putri T20
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Paralimpiade Tokyo: Jaenal Aripin Mohon Maaf Pasca Didiskualikasi
-
Paralimpiade Tokyo: Jaenal Aripin Didiskualifikasi di Nomor 400 Meter
-
Paralimpiade Tokyo: Syuci Indriani Gagal ke Final 100m Gaya Dada
-
Perjuangan David Jacobs Berhasil Sumbangkan Medali Perunggu untuk Indonesia
-
Terhenti di Semifinal, David Jacobs Sumbang Perunggu di Paralimpiade Tokyo
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026