"Mencoba berpikir positif dan coba cara yang buat refresh otak... Simple sih, makan makanan enak sudah termasuk. Kalau turnamen di negara A, kalau saya habis kalah, ajak teman makan di luar sambil cari udara, lihat pemandangan sekitar sudah refresh juga," ujar Anthony.
Saat berkelliling dunia untuk mengikuti turnamen, dia menyebut Jepang sebagai negara yang paling dia senangi. Sayangnya pada Olimpiade Tokyo, para atlet tidak diziinkan keluar dari Kampung Atlet sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.
Padahal, sebelum pandemi dia mengaku suka mencicipi segala macam makanan, dan Jepang menjadi favoritnya.
Jika punya resep untuk mengatasi perasaan "down," Anthony juga punya kunci untuk sukses di pertandingan. Dia sama sekali tidak membawa persoalan pribadi ke dalam lapangan.
"Belajar seprofesional mungkin," kata dia.
Meski tidak meraih medali emas dalam Olimpiade Tokyo, seperti yang dia targetkan, Anthony tetap bersyukur, dan menyimpan target itu menjadi sebuah keinginan untuk diulang selanjutnya pada Olimpiade Paris, "kalau 2024 mudah-mudahan masih sehat," kata dia.
Untuk dapat mewujudkan keinginannya itu, Anthony sekarang fokus pada setiap turnamen yang ia jalani, termasuk yang terdekat adalah Piala Sudirman dan Thomas-Uber Cup.
Sementara kata pensiun masih jauh dari Anthony saat ini, dia berkeinginan untuk berkecimpung di luar bidang bulu tangkis. Entah itu pengusaha, kata dia, saat sudah tidak lagi produktif di dunia yang digelutinya itu.
Masih dalam suasana peringatan Haornas ke-38, Anthony memberikan pesan khusus kepada mereka yang ingin menjadi seorang atlet profesional.
Baca Juga: Raih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 di Usia 46 Tahun, Hary Susanto Enggan Pikirkan Pensiun
Menurut pebulu tangkis yang saat ini berusia 25 tahun itu, peran orang tua sangat penting untuk menentukan pilihan anak untuk menekuni bidang olahraga.
"Tidak mudah untuk memilih itu, jadi jangan setengah-setengah buat menjalaninya. Karena kita bisa melihat juga perhatian pemerintah, BUMN, swasta juga tidak setengah-setengah, jadi harus totalitas," ujar Anthony, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Lengkap! Hasil Simulasi Piala Sudirman-Thomas-Uber 2021
-
Taufik Hidayat Pernah Disuruh Kalah dari Malaysia, Dijanjikan Duit 3 Kali Lipat
-
Pensiun dari PBSI, Richard Mainaky Punya Cita-cita Majukan Bulutangkis Indonesia Timur
-
Sumbang Dua Emas di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Ngaku Belum Puas
-
Samai Rekor Legenda Bulutangkis China, Leani Ratri Oktila Belum Puas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak