Suara.com - Dua atlet cabang olahraga muaythai kebanggaan Tanah Rencong Aceh berhasil menembus partai final pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX usai mengalahkan masing-masing lawannya di Papua, Jumat (1/10/2021).
Dua atlet putri Aceh tersebut yakni Irsalina yang turun di kelas -45 kilogram putri dan Dara Phonna di kelas -48 kilogram. Irsalina terlebih dahulu menyegel tiket final pesta olahraga empat tahunan tersebut usai mengalahkan atlet Banten Isnawati.
Sementara, Dara Phonna maju ke partai puncak setelah mengalahkan atlet Gorontalo yakni Silfana Nur Air Mahmud. Mahasiswa semester tiga Fakultas Hukum Universitas Gorontalo tersebut harus mengakui keunggulan lawannya dan terhenti di babak semifinal.
Dalam pertandingan yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sekolah Tinggi Teologi Gereja Injili Di Indonesia (STT GIDI) tersebut, baik Irsalina maupun Dara dipaksa menyelesaikan pertandingan hingga tiga ronde penuh sebelum wasit memastikan kemenangan bagi mereka.
Dara Phonna saat diwawancarai mengakui pertandingan melawan atlet Gorontalo tersebut sangat menguras energi dan fisiknya. Sebab, ia tidak menyangka teknik dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Silfana cukup sulit dijegal.
Kemenangan tersebut, kata dia, tidak lepas dari kerja keras, sikap pantang menyerah dan tidak mengenal lelah hingga akhirnya berhasil menembus partai final.
"Karena kalau kita lelah, saat itu juga lawan kita latihan. Artinya, kita harus latihan lebih dari biasanya," ujar dia.
Atas kemenangan itu, Dara mendedikasikannya kepada masyarakat Aceh dan Papua. Menurut dia, kemenangan itu tidak lepas dari dukungan masyarakat, suporter hingga TNI AD yang mengizinkannya berlatih sebelum PON XX dimulai. [Antara]
Baca Juga: PON Papua: Atlet Muaythai Putri asal Riau Bakal Berlaga Lawan Jabar
Berita Terkait
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026