Suara.com - Aflah Fadlan Prawira menjadi kunci sukses Jawa Barat memborong empat medali emas pada hari keempat perlombaan renang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Fadlan tampil impresif dengan menyumbang tiga emas untuk Bumi Pasundan saat tampil di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Selasa.
Emas pertama diraih pada nomor 400 meter gaya bebas. Kemudian berlanjut pada 200 meter gaya ganti perorangan, dan estafet 4x100 meter gaya bebas. Pada nomor 400 meter gaya bebas, dia membukukan waktu tercepat 3 menit 56,69 detik.
Hasil tersebut menyamai pencapaian pada PON 2016 di Jawa Barat ketika dia meraih emas usai mencatatkan waktu 4 menit 01,57 detik.
Selain itu, Fadlan juga berhasil memecahkan rekor PON 2012 di Riau milik Triady Fauzi Sidiq yang kala itu membukukan 4 menit 01,34 detik.
Sementara pada 200 meter gaya ganti perorangan, Fadlan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 03,38 detik.
Dia mengalahkan Farrel Armandio Tangkas asal Papua dengan 2 menit 06,49 detik.
Posisi ketiga diraih I Putu Wirawan dari Bali dengan membukukan waktu 2 menit 08,45 menit.
Adapun pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra, Fadlan meraih emas bersama Erick Ahmad Fathoni, Reza Bayu Prasetyo, dan Triady Fauzi Sidiq dengan catatan waktu 3 menit 26,03 detik.
Selain Fadlan, Jawa Barat juga meraih medali emas melalui Raina Saumi Grahana yang turun pada nomor 400 meter gaya bebas.
Baca Juga: PON Papua: Tuntaskan Dendam ke Jawa Timur, Fakhri Husaini Sumringah
Dia membukukan 4 menit 22,02 detik, mengalahkan dua wakil Jawa Timur Adinda Larasati Dewi dan Izzy Dwifaiva yang masing-masing finis di urutan kedua dengan 4 menit 25,55 detik dan ketiga dengan 4 menit 25,55 detik.
Pada hari keempat, Jawa Barat juga meraih satu medali perunggu melalui Triady Fauzi Sidiq pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra.
Dengan tambahan empat emas dan satu perunggu, hari ini, Jawa Barat sejauh ini telah mengoleksi enam emas, empat perak, dan lima perunggu.
Berita Terkait
-
Jawa Barat Genjot Infrastruktur Sepak Bola: Satu Kecamatan, Satu Lapangan Profesional
-
Jabar Incar PDRB Rp4.000 Triliun dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Plot Twist Kasus Rizki Nurfadilah: Ngaku Korban TPPO, Ternyata Sadar Jadi Scammer di Kamboja
-
Garuda Muda Tahan Mali 2-2 di Pakansari
-
Fantastis, Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Indramayu Rugikan Negara Rp 16,8 Miliar
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Mundur dari 9 Cabor di SEA Games 2025, Kamboja Terancam Sanksi Internasional
-
Thailand Banjir Cuan di Perhelatan SEA Games 2025, Targetkan Keuntungan Rp4,3 T
-
Banjir Terparah Sejak 300 Tahun Ganggu SEA Games 2025, Bagaimana Nasib Kontingen Indonesia?
-
Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
Bulu Tangkis Indonesia Berjaya di ASG 2025, Gondol 5 Emas & Ciptakan 3 Final 'Perang Saudara'!
-
Harga Tiket Indonesia Masters 2026 Dirilis, Mulai Rp40 Ribu! Lebih Murah dari Tahun Lalu
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 di Istora, Catat Tanggalnya!
-
BWF Umumkan Sejumlah Aturan Baru untuk Kompetisi Dunia dan Para-Bulu Tangkis