Suara.com - Timnas Basket Putri Indonesia menutup penampilan mereka di FIBA Asia Cup Putri 2021 Divisi B dengan menundukkan Kazakhstan 79-55 dalam laga perebutan tempat ketiga di Amman, Yordania.
Pertemuan ini cukup menarik, sebab Timnas Basket Putri Indonesia juga mengawali penampilan di Amman dengan menghadapi Kazakhstan di penyisihan Grup B.
Indonesia memperlihatkan perkembangan mereka dalam sekira sepekan terakhir dengan meraih marjin kemenangan yang lebih besar atas Kazakhstan dibandingkan skor 79-69 yang diperoleh dalam pertemuan pertama.
Pemain naturalisasi Kimberley Pierre-Louis kembali menjadi kunci kemenangan Indonesia atas Kazakhstan lewat torehan dwiganda 23 poin dan 10 rebound di laga kali ini.
Mega Nanda Perdana Putri menyusul dengan 10 poin, tapi dari 12 pemain Indonesia yang melantai di laga kali ini setidaknya menyumbangkan satu poin untuk kemenangan atas Kazakhstan.
Indonesia sudah memimpin meyakinkan 20-10 berkat sembilan poin dari Kimberley serta lima poin milik Mega Nanda.
Keunggulan itu sempat terpangkas di kuarter kedua, tetapi melebar lagi berkat 25 poin yang diraih dalam kuarter ketiga yang berakhir dengan skor 63-45.
Kazakhstan seperti kehabisan bensin di kuarter keempat dan hanya bisa menambah sembilan poin, melempangkan jalan bagi Indonesia memenangi pertandingan 79-55.
Di kubu Kazakhstan pasokan angka utama datang dari Rauan Tutkishova yang mencetak 16 poin dan Zalina Kurazova 15 poin.
Baca Juga: Greysia / Apriyani Bakal Nothing to Lose di IBF 2021
Meski gagal memenuhi ambisi meraih tiket promosi ke Divisi A, rapor Timnas Basket Putri Indonesia di FIBA Asia Cup 2021 Divisi B cukup bagus dengan menempati peringkat ketiga dan catatan total menang kalah 3-2.
Berita Terkait
-
Hadapi Filipina di Semifinal, Handoyo Tekankan Mental dan Pertahanan Timnas Basket Putri Indonesia
-
Daftar 12 Pemain Timnas Basket Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Misi Pertahankan Emas
-
Kalah 6 Kali, Timnas Basket Indonesia Tanpa Kemenangan di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
-
Peran Medical Support di Balik Perjuangan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
-
Zhang Ziyu, Pebasket China yang Tingginya Bak Tower Berhasil Kalahkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026