Sport / arena
Reky Kalumata
Richard Mainaky berfoto dengan para pebulu tangkis binaannya di PB Talenta. [Istimewa]

Suara.com - Tangan dingin Richard Mainaky usai memilih 'turun gunung' melatih talenta pebulu tangkis daerah Manado lewat PB Talenta langsung membuahkan hasil.

Sementara Valentino Rossi memiliki karier gemilang sebelum memutuskan pensiun diakhir MotoGP 2021. Meski demikian, dia menyimpan satu penyesalan besar usai gantung helm.

Berita di atas adalah dua dari lima berita olahraga yang menarik di kanal sport Suara.com, sepanjang Senin (1/11/2022) yang kami rangkum di bawah ini:

1. Atletnya Wakili Sulut di Seleknas PBSI, Ini Harapan Richard Mainaky

Baca Juga: Hanya Jadi Penonton, Valentino Rossi Jagokan Francesco Bagnaia Jadi Juara MotoGP 2022

Richard Mainaky berfoto dengan para pebulu tangkis binaannya di PB Talenta. [Istimewa]

Tangan dingin Richard Mainaky usai memilih 'turun gunung' melatih talenta pebulu tangkis daerah Manado lewat PB Talenta langsung membuahkan hasil.

Beberapa anak latih Richard Mainaky di PB Talenta berhasil lolos untuk mewakili Sulawesi Utara (Sulut) di Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI yang berlangsung pada 10-15 Januari 2022 di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Baca selengkapnya

2. Punya Karier Gemilang, Valentino Rossi Simpan Satu Penyesalan di MotoGP

Pembalap Yamaha-SRT asal Italia, Valentino Rossi, duduk di garasi, bersiap untuk mengikuti sesi pemanasan pagi menjelang balapan MotoGP GP Inggris di sirkuit Silverstone di Northamptonshire, Inggris tengah, pada 29 Agustus 2021.Adrian DENNIS / AFP.

Valentino Rossi memiliki karier gemilang sebelum memutuskan pensiun diakhir MotoGP 2021. Meski demikian, dia menyimpan satu penyesalan besar usai gantung helm.

Baca Juga: Rumor Praveen / Melati Dicoret PBSI, Ketua PB Djarum: Belum Ada Hitam di Atas Putih

Sepanjang kariernya, Valentino Rossi bergelimang gelar juara dunia. Tercatat, dia punya sembilan gelar yang tujuh diantarnya diraih di kelas premier.

Baca selengkapnya

3. Koma 10 Hari Usai Dipukul KO, Petinju Rusia Akhirnya Meninggal

Petinju Rusia, Arrest Sahakyan meninggal dunia setelah 10 hari koma pasca dipukul KO dalam sebuah pertandingan tinju. [The Sun]

Petinju Rusia, Arrest Sahakyan meninggal dunia setelah 10 hari koma pasca dipukul KO dalam sebuah pertandingan tinju. Cedera kepala fatal jadi penyebab sang petarung wafat.

Arrest Sahakyan melakoni pertandingan tinju melawan Igor Semernin yang berumur lima tahun lebih muda darinya di Tolyatti, Rusia pada 26 Desember 2021.

Baca selengkapnya

4. Tragis, Juara Dunia Menembak Tewas Terkena Pelurunya Sendiri

Juara dunia menembak skeet junior asal Italia, Cristian Ghilli tewas tertembak pelurunya sendiri. [Instagram/@christianghilli]

Juara dunia menembak skeet junior asal Italia, Cristian Ghilli tewas secara tragis. Hal itu terjadi setelah dia tak sengaja menembak perutnya sendiri.

Kejadian mencengangkan itu dialami atlet penembak muda, Cristian Ghilli pada Sabtu (8/1/2022). Insiden itu membuatnya langsung meninggal dunia.

Baca selengkapnya

5. Mantan Bos HRC Heran dengan Pengembangan Motor Honda, Nama Marc Marquez Disebut-sebut

(Dari kiri ke kanan): Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Livio Suppo. [AFP/Kazuhiro Nogi]

Mantan Bos Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo menyoroti tentang pengembangan motor yang dilakukan tim Repsol Honda di MotoGP.

Ia menilai kalau pengembangan motor Honda terbilang biasa-biasa saja, tak ada perubahan sedikitpun.

Baca selengkapnya

Komentar