Suara.com - Petenis putri peringkat dua dunia, Aryna Sabalenka selamat dari krisis servis untuk meraih kemenangan 1-6 6-4 6-2 atas Wang Xinyu, mengindari untuk bergabung dengan sejumlah unggulan putri yang harus tersingkir dari Australian Open, Kamis (20/1/2022).
Bertanding di lapangan tepat setelah unggulan ketiga Garbine Muguruza dan unggulan keenam Anett Kontaveit tersingkir pada babak kedua Australian Open 2022, Sabalenka tampak akan mengikuti keduanya ketika dia melakukan kesalahan ganda enam kali dalam gim pembukanya.
Kesalahan ganda yang ke-12 membuat petenis peringkat 100 dunia asal China, Wang Xinyu mengambil set pembuka. Tetapi meskipun kesalahan servis terus berlanjut, Sabalenka bangkit untuk menyamakan kedudukan di Rod Laver Arena.
Petenis Belarusia itu harus mengandalkan sisa permainannya untuk menjauhkan diri dari masalah karena kesalahan ganda terus terjadi --ada 19 kesalahan di seluruh pertandingan, tetapi akhirnya mengalami kemajuan ketika Wang melakukan pukulan panjang dengan forehand.
"Saya sudah memiliki banyak pengalaman bermain tanpa servis, jadi saya hanya mengatakan pada diri sendiri; 'kamu memiliki cukup pukulan untuk tetap memenangi pertandingan meskipun kamu tidak bisa melakukan servis'," kata Sabalenka dikutip dari Reuters.
"Mentalitas seperti ini membantu saya untuk tetap berada dalam permainan dan benar-benar menemukan servis saya."
Sabalenka, yang melakukan 12 kesalahan ganda saat dia bangkit dari ketertinggalan dalam pertandingan putaran pertama melawan petenis wildcard Australia, Storm Sanders pada Selasa lalu, akan menghadapi finalis French Open 2019, Marketa Vondrousova pada babak ketiga Australian Open 2022.
"Ini lawan tangguh lainnya, saya telah memainkan pertandingan hebat melawannya," kata Sabalenka.
Iga Swiatek akan menunggu Sabalenka pada perempatfinal Australian Open jika mereka berdua mampu bertahan sejauh itu, dan dia adalah satu-satunya unggulan teratas pada laga Kamis pagi yang melewati pertandingannya tanpa masalah.
Baca Juga: Stefanos Tsitsipas Lewati Laga Super Sengit untuk Melaju ke 32 Besar Australian Open
Unggulan ketujuh mantan juara Prancis Terbuka itu mengukuhkan penampilannya yang kuat dengan mengalahkan Rebecca Peterson 6-2 6-2 di John Cain Arena.
"Memulai pertandingan dengan percaya diri cukup penting bagi saya," kata Swiatek.
"Saya merasa seperti mendominasi sejak awal. Setelah istirahat, jauh lebih mudah untuk maju," tukas petenis Polandia itu.
Berita Terkait
-
Aryna Sabalenka Ukir Sejarah, Lampaui Rekor Chris Evert sebagai Nomor Satu Dunia
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026