Suara.com - Bos tim Haas F1 Guenther Steiner pada Jumat (25/2/2022) mengatakan karier pebalapnya Nikita Mazepin di Formula 1 terancam menyusul invasi Rusia ke negara tetangga Ukraina.
Sang pebalap berusia 22 tahun mendapat bangku membalap pada tahun lalu dengan membawa Uralkali sebagai sponsor utama tim asal Amerika Tersebut.
Uralkali merupakan perusahaan pupuk kimia yang dimiliki oleh bilyuner Dmitry Mazepin, ayah Nikita.
"Iya, ini perlu penyelesaian," kata Stenier soal masa depan Mazepin.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak semuanya bergantung kepada kami di sini.
"Ini bukan hanya soal tim F1 yang terlibat, ada pemerintahan yang terlibat, jadi saya tidak tahu apa yang akan terjadi di sana."
Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Taiwan dan beberapa negara lainnya menjatuhkan sanksi ke Rusia, mengincar bank-bank, ekspor militer dan orang-orang terdekat Presiden Vladimir Putin setelah negara itu melancarkan invasi ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Haas juga telah mencopot brand Uralkali dan nuansa bendera Rusia dari livery mobil mereka, VF-22 yang pada hari terakhir tes pramusim di Barcelona dibalut warna putih polos.
Steiner akan membahas nasib kemitraan dengan pihak sponsor tersebut serta masa depan Mazepin pekan depan.
Baca Juga: F1 Batalkan Grand Prix Rusia karena Perang
Ia menambahkan sanksi tersebut sejauh ini tidak berpengaruh terhadap hubungan Haas dengan Uralkali dan kondisi keuangan tim tersebut stabil bahkan apabila mereka memutus kontrak dengan perusahaan Rusia itu, demikian Reuters. [Antara]
Berita Terkait
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026