Suara.com - Stefanos Tsitsipas yang membuat terobosan pada Monte-Carlo Masters tahun lalu ketika dia meraih gelar ATP Masters 1000 pertamanya dalam ajang lapangan tanah liat tersebut, bertekad mempertahankan prestasinya ketika kembali ke Monte Carlo Country Club pekan ini.
Petenis Yunani peringkat lima dunia itu mengungkapkan bahwa dia merasakan percaya diri dan bersemangat untuk bermain di depan orang banyak yang mendukung dan bertekad untuk mempertahankan gelarnya.
"(Saya) merasa hebat," kata Tsitsipas dalam konferensi pers pra-turnamennya, dikutip dari laman resmi ATP Tour seperti dimuat Antara, Senin.
"Dimulai dengan turnamen di sini di Monte Carlo, rasanya (seperti) rumah bagi saya untuk bermain di lapangan ini dan memiliki kesempatan tahun ini untuk bermain di depan orang-orang dan kerumunan besar yang datang dari Italia dan Prancis."
"Saya memiliki beberapa pendukung di Monaco. Saya punya keluarga di sini. Sangat menyenangkan berbagi ini dengan mereka dan mendapatkan cuaca yang baik semoga sepanjang pekan dan serangkaian pertandingan tenis yang bagus."
Tsitsipas menikmati musim lapangan tanah liat yang kuat pada 2021. Bersamaan dengan kemenangannya di Monte Carlo, petenis berusia 23 tahun itu menang di Lyon dan melaju ke final di Roland Garros, di mana dia kalah dari Novak Djokovic dalam lima set.
Namun, Tsitsipas masih menargetkan untuk memenangi gelar pertamanya musim ini.
Dalam persiapan untuk pertandingan pembukaannya di Monte Carlo melawan juara 2019 Fabio Fognini atau petenis Prancis Arthur Rinderknech, Tsitsipas berlatih bersama mantan peringkat 3 Dunia Stan Wawrinka, yang berlaga di tur ATP pertamanya sejak Maret 2021.
Tsitsipas memuji kembalinya Wawrinka.
Baca Juga: Novak Djokovic Gunakan Pengalaman Sulitnya sebagai Bahan Bakar Musim Ini
"Setelah berlatih dengan Stan di masa lalu, dia bisa bermain tenis dengan baik. Pada hari-hari terbaiknya, dia adalah seseorang yang bisa menginjak lapangan dan melakukan banyak hal baik di luar sana dari mana saja di sekitar lapangan."
Tsitsipas tiba di Monte-Carlo setelah berkompetisi di dua turnamen Masters 1000 lapangan keras pada Maret, maju ke babak ketiga di Indian Wells dan babak keempat di Miami.
Sementara peraih gelar Nitto ATP Finals 2019 menikmati persaingan keras di Amerika, dia berharap bisa bermain di lapangan tanah liat sekali lagi.
"Saya suka transisi dari lapangan keras ke lapangan tanah liat," ujar Tsitsipas.
"Saya senang beralih dari lapangan keras ke lapangan tanah liat. Saya selalu senang kembali ke akademi tempat saya berlatih dan mengganti sepatu saya dan kembali ke tanah liat. Ini perasaan yang bagus."
Berita Terkait
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet