Suara.com - Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak sungkan untuk mengakui bahwa mereka sangat berambisi mencetak gelar BWF World Tour perdana dari ajang Malaysia Open 2022.
Ganda putri peringkat ke-133 ini begitu bersemangat setelah sukses menundukkan pasangan peringkat satu dunia Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di babak perempat final hari Jumat (1/7/2022).
"Dari pertandingan tadi kami belum puas, kami mau juara. Harus haus (gelar) juara," kata Fadia lewat keterangan tertulis PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta.
Sebagai junior, Fadia mengaku tegang saat menghadapi ganda putri asal China. Pada pertemuan perdana yang terjadi di babak final Indonesia Masters bulan lalu, memberikan pengalaman tak mengenakan baginya.
Meski begitu, pada perjumpaan di Axiata Arena hari ini Fadia bersama Apri tampil lebih solid dan mampu menyingkirkan Chen/Jia dengan tiga gim 14-21, 21-13, 21-16.
"Sedikit tegang juga tapi saya fokus saja satu poin demi satu poin. Mereka juga ternyata tidak menyerah, kualitasnya tetap bagus jadi saya pikir satu poin itu sangat penting. Ini jadi pelajaran ke depan," Fadia menceritakan.
Kemenangan hari ini menjadi modal kepercayaan diri bagi Apri/Fadia untuk mengejar hasil lebih baik di babak selanjutnya. Seperti halnya pertandingan perempat final, Apri/Fadia juga telah mempelajari pola Chen/Jia.
"Kami sudah tahu pola permainan mereka, jadi tadi saat sudah ketemu caranya kami hanya konsisten dengan pola itu. Fokus satu poin demi satu poin. Karena kalau mainnya bagus tapi tidak konsisten, akan sulit melawan mereka. Itu yang kami ubah dari saat final Indonesia Masters," Apriyani memaparkan.
Pada babak empat besar turnamen BWF Super 750 hari Sabtu, Apri/Fadia akan menghadapi Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong dari Korea Selatan.
Baca Juga: Shesar Hiren Rhustavito Cedera, Irwansyah: Kemungkinan Ada Robek Otot Betis Kanan
Sebelumnya, ganda putri Indonesia lainnya yaitu Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani harus terhenti di perempat final setelah dikalahkan oleh Zhang Shu Xian/Zheng Yu. Febby/Ribka menelan kekalahan dua gim langsung 13-21, 14-21 dari ganda putri asal China itu.
Berita Terkait
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Sosok 2 Anak Fadia Arafiq yang Diduga Terlibat Korupsi, Jadi Direktur Dadakan Tilap Miliaran
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
-
Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
-
Misi Rebut Tiket Asian Games 2026, Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya