Suara.com - Unggulan teratas Novak Djokovic mengatur pertemuan dengan Nick Kyrgios pada final Wimbledon setelah bangkit dari awal yang buruk untuk mengalahkan petenis Inggris Cameron Norrie 2-6, 6-3, 6-2, 6-4, Jumat.
Selama satu jam di Centre Court, unggulan kesembilan Norrie mengungguli juara Grand Slam 20 kali itu dan tampak mampu membuat kejutan besar di semifinal turnamen mayor pertamanya.
Penonton tuan rumah yang partisan bergemuruh ketika Norrie memanfaatkan serangkaian kesalahan dari Djokovic yang tampak tegang untuk memenangi lima gim berturut-turut dan merebut set pembuka.
Djokovic, yang mengincar gelar Wimbledon keempat berturut-turut dan ketujuh secara keseluruhan, menemukan ritme dan secara bertahap mengambil inisiatif saat performa Norrie turun.
Sejak saat petenis Serbia itu mematahkan servis Norrie di gim kedelapan set kedua, pertandingan berjalan satu arah.
Norrie berjuang keras pada set keempat saat penonton terdengar riuh lagi tetapi akhirnya tidak bisa menahan langkah Djokovic untuk mencapai rekor final tunggal putra ke-32 dari 68 ajang Grand Slam.
Petenis Australia Kyrgios, yang mendapat walkover di semifinal dari petenis Spanyol Rafa Nadal yang cedera, kini berdiri di antara Djokovic yang berusia 35 tahun dan gelar Grand Slam ke-21 bagi petenis Serbia itu.
Djokovic, yang menerima beberapa ejekan setelah memberi isyarat pada penggemar yang mengejek setelah match point, mengakui bahwa dia berjuang untuk mengatasi Norrie sejak awal.
"Saya tidak memulai dengan baik dan dia adalah pemain yang lebih baik untuk set pertama," kata Djokovic, yang kini telah memenangi 27 pertandingan berturut-turut di Wimbledon sejak 2017, dikutip dari Reuters seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Kyrgios Menunggu di Final Wimbledon, Djokovic Siap Hadapi Norrie di Semifinal
"Di semifinal Grand Slam, selalu ada banyak tekanan dan harapan, Cameron tidak banyak kehilangan dan dia memainkan turnamen besar dalam hidupnya."
"Saya mendapat keberuntungan di 4-3, dia memberi saya permainan itu, dan kemudian momentumnya sedikit bergeser."
Penonton mencoba untuk menyemangati Norrie dengan teriakan "Ayo Norrie, Ayo" di set keempat tetapi itu tinggal harapan ketika Djokovic membalikkan keadaan.
Meski begitu, Djokovic harus memulai dengan lebih baik melawan Kyrgios pada hari Minggu saat petenis Australia itu memimpin 2-0 head-to-head mereka.
"Pekerjaannya belum selesai," kata Djokovic.
"Satu hal yang pasti akan ada banyak kembang api emosional dari kami berdua. Saya belum pernah memenangi satu set pun darinya. Semoga kali ini bisa berbeda," ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
-
Serbia Pastikan Novak Djokovic akan Bermain di Olimpiade 2024 Paris
-
Jannik Sinner Ambil Alih Peringkat 1 Dunia ATP dari Novak Djokovic
-
Novak Djokovic Raih Penghargaan Olahragawan Terbaik Dunia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Final Four Proliga 2026 Diprediksi Lebih Sengit, Banyak Tim Perkuat Skuad
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026