Suara.com - Timnas Bulutangkis China harus mengubur asa jadi juara umum turnamen India Open 2023 setelah dua wakilnya, yaitu ganda campuran Wang Yi Lyu / Huang Dong Ping dan ganda putri Chen Qing Chen / Jia Yi Fan, menyatakan mundur akibat terkena diare.
Pada partai final yang berlangsung di New Delhi, Minggu (22/1/2023), seharusnya timnas China menurunkan tiga wakilnya. Namun akibat kejadian tersebut tersisa hanya ganda putra Liang Wei Kiang/Wang Chang untuk mewakili negaranya.
"Ada dua pengunduran diri yang keduanya melibatkan pasangan China pada babak final India Open akibat masalah kesehatan," tulis Federasi Badminton Dunia (BWF) di laman resminya, Minggu.
Dalam keterangannya, BWF memastikan bahwa pasangan Wang/Huang dan Chen/Jia mundur dari pertandingan yang seharusnya diikuti hari ini akibat terserang diare.
Kedua wakil China tersebut juga seharusnya menghadapi wakil Jepang yaitu ganda campuran Yuta Watanabe/Arisa Higashino dan ganda putri Nami Matsuyama/Chiharu Shida.
Akibat mundurnya dua pasangan China itu, maka Jepang berhak meraih dua gelar tanpa perlawanan dan menjadi juara umum dari turnamen berkategori BWF Super 750 itu.
"Sebagai hasilnya, Yuta Watanabe/Arisa Higashino memenangi gelar juara ganda campuran, sementara Nami Matsuyama/Chiharu Shida memenangi gelar juara ganda putri," BWF menyebutkan.
Saat berita ini diturunkan ganda putra Liang/Wang masih menjalani pertandingan kontra Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia. Mereka berusaha memenangi satu-satunya gelar yang berpeluang disumbangkan bagi timnas China dari India Open 2023.
Baca Juga: Analisis Kekalahan Tiga Wakil Indonesia di Semifinal India Open 2023
Berita Terkait
-
Alami Jari Sobek, Reza Pahlevi Ceritakan Kondisi Terkini di Indonesia Masters 2026
-
Ada Fakor Angin, Jonatan Christie Tumbang dari Lin Chun-Yi di Final India Open 2026
-
Lolos ke Final India Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Loh Kean Yew
-
Jonatan Christie Melaju ke Final India Open 2026, Punya Rekor Bagus Lawan Lin Chun Yi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026